Merasa Jadi Anak Tiri, Sepaku Ingin Lepas dari Penajam Paser Utara

MR Saputra

Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Dapil Sepaku, Sariman Sahyo (Kiri(. (MR Saputra - Hello Borneo)

Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Dapil Sepaku, Sariman Sahyo (Kiri(. (MR Saputra – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Tokoh masyarakat Sepaku, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sariman yang dijumpai helloborneo.com mengatakan, pihaknya bersama para tokoh di Kecamatan Sepaku menginginkan Sepaku menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

Pasalnya selain tidak meratanya pembangunan yang dirasakan warga, jauhnya akses pelayanan yang diperoleh masyarakat juga menjadi kendala besar bagi masyrakat Kecamatan Sepaku.

“Kami semua sudah menentukan sikap, kami ingin Sepaku menjadi DOB. Pasalnya bukan hanya pembangunan yang tidak merata yang kami rasakan. Namun jauhnya akses pelayanan juga menjadi persoalam kami selama ini, tetap dianaktirikan,” beber Sariman, saat ditemui di Kantor DPRD PPU.

Lanjut Sariman, saat ini pihaknya tengah berupaya untuk mencoba membuka komunikasi kepada Tokoh-tokoh masyarakat yang ada di kawasan Handil, Muara jawa, Samboja dan Balikpapan Kilo, untuk menyatu menjadi Kabupaten Balikpapan.

“Saat ini kami masih mencoba untuk membuka komunikasi,” singkatnya.

Tak hanya itu Sariman juga menegaskan, bila memang nantinya menjadi Kabupaten Balikpapan pihaknya terkendala di tengah jalan. Pihaknya lebih memilih agar Sepaku bergabung dengan Kabupaten Kutai Pesisir yang saat ini juga tengah diperjuangkan.

“Kami lebih baik gabung dengan Kutai Pesisir, bila memang nantinya Kabupaten Balikpapan tak dapat terealisasi,” terangnya.

Pasalnya pihaknya selama ini sudah terlanjur kecewa dengan minimnya perhatian pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, yang sudah 14 tahun berdiri, namun pemberataan pembangunan belum terlihat secara nyata.

“Selama ini pembangunan hanya berpusat di Penajam saja, sedangkan Sepaku. Untuk kebutuhan akses jalan, air dan listrik saja masih terkendala,” ucapnya.

“Dan untuk pelayanan, masyrakat sepaku harus memutar melalui Balikpapan. Oleh sebab itu kami ingin Sepaku Berpisah dengan Kabupaten Penajam Paser Utara,” tutupnya. (mrs/rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.