Wabup: Bantuan Mesin Kapal Tingkatkan Hasil Tangkapan

Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ (kedua dari kiri) saat menyerahkan secara simbolis bantuan mesin kapal tangkap ikan kepada nelayan dari pemerintah kabupaten (Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Ut

Penajam, helloborneo.comWakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mustaqim MZ berharap hasil tangkapan nelayan di daerah itu dapat meningkat, seiring diberikannya bantuan mesin kapal tangkap ikan dari pemerintah kabupaten.

“Bantuan itu harus digunakan dengan baik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkap ikan laut,” kata Mustaqim pada saat menyerahkan secara simbolis bantuan mesin kapal tangkap ikan di Penajam, Kamis.

Penyerahan 17 unit mesin kapal tangkap ikan senilai lebih kurang Rp1,65 miliar yang bersumber dari APBD 2017 kepada kelompok nelayan atau kelompok usaha bersama tersebut dilakukan di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Mesin kapal bantuan itu mudah-mudahan bisa membawa manfaat bagi kelompok usaha bersama. Tangkapan bisa banyak, produksi meningkat, tentunya penghasilan juga meningkat,” ujar Mustaqim.

Mustaqim juga mengharapkan daya beli masyarakat meningkat, sebab dengan meningkatnya kemampuan daya beli masyarakat kesejahteraan para nelayan ikut meningkat.

Wabup menambahkan, bantuan tersebut harus dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya, karena pemerintah kabupaten berkomitmen membantu masyarakat nelayan agar sejahtera, mandiri dan berkualitas.

Namun, Mustaqim juga meminta masyarakat untuk memaklumi kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang saat ini sedang mengalami defisit.

“Pemerintah kabupaten memang harus membangun semua sektor untuk kepentingan masyarakat, tapi mohon dimaklumi anggaran tahun ini berkurang karena sebagian besar anggaran pemerintah kabupaten kiriman dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut Mustaqim, hanya sedikit karena pemerintah kabupaten belum mampu menggali sendiri potensi daerah yang ada dengan maksimal, sebab kemampuan yang masih terbatas.

“Pemerintah kabupaten masih mengandalkan dana bagi hasil pemerintah pusat dari sumber daya alam maupun sumber pendapatan dari pajak,” ungkapnya.

Dengan menurunnya pendapatan pemerintah pusat, tambah Mustaqim, maka anggaran bagi hasil dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Penajam Paser Utara juga ikut berkurang. (adv-HumasPPU/bp/*ara)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *