Komunitas Malam Puisi Penajam Gelar Malam Sumpah Pemuda

Ari. B

Penampilan Sanggar Seni Entero Penajam.

Penajam, helloborneo.com – Sekelompok anak muda Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang tergabung dalam Komunitas Malam Puisi Penajam dan Gemar Belajar atau Gembel menggelar malam puisi dan seni merefleksikan Hari Sumpah Pemuda 2017.

Malam puisi yang digelar pada Sabtu (28/10) malam di halaman Islamic Center Kabupaten Penajam Paser Utara yang dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai golongan itu merupakan malam puisi yang ke-15 yang digelar Komunitas Malam Puisi Penajam.

“Sabtu malam kemarin menjadi malam ke-15 bagi malam puisi Penajam Paser Utara sejak pertama kali digelar pada 2014,” jelas Wakil Ketua Komunitas Gembel Penajam Paser Utara Gamaliel Abimanyu, ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin.

Malam puisi ke-15 Penajam Paser Utara bertama “28-28” yang dimaknai sebagai tanggal kelahiran Sumpah Pemuda.

Menurut Gamaliel Abimanyu, malam puisi dan seni merupakan wadah bagi pecinta seni dan puisi yang selama ini jarang mendapatkan perhatian pemerintah kabupaten dan tempat pagelarannya.

Ia menimpali lagi, kegiatan tersebut juga sebagai ajang mengekspresikan diri para pecinta seni dan sastra pembacaan puisi dan sajak, serta yang lainnya.

Koordinator Acara Malam Puisi dan Seni Penajam Paser Utara Ahmad Fitriady menambahkan, sedikitnya 15 penampil yang ikut memeriahkan malam puisi dan seni merefleksikan Hari Sumpah Pemuda itu.

Penampil yang ikut meramaikan Malam Puisi dan Seni Penajam Paser Utara tersebut di antaranya Sanggar Tari Taka /Sanggar Seni Entero /Band Labrank serta JF Acoustic dari Kabupaten Penajam Paser Utara, dan beberapa penggiat seni dan sastra dari Kota Balikpapan dan Kabupaten Paser.

Selain menggiatkan seni dan sastra melalui Malam Puisi dan Sasta, Kelompok Gembel Penajam Paser Utara juga berupaya menumbuhkan minat baca masyarakat dengan membentuk perpustakaan jalanan.

Komunitas Gembel sengaja membentuk perpustakaan Gembel dijalanan agar minat baca tumbuh di kalangan anak muda di wilayah Penajam Paser Utara.

Hingga saat ini Komunitas Gembel Penajam Paser Utara telah memiliki puluhan orang anggota, dan makna nama Gembel tidak memandang golongan yang artinya semua bisa membaca di Perpustakaan Gembel jalanan itu. (bp/hb)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *