Dermaga Wisata Pantai Tanjung Jumlai Akan Diperbaiki

Ari B

Dermaga Wisata di Penajam.

Penajam, helloborneo.com – Dermaga Tanjung Gemilang di objek wisata Pantai Tanjung Jumlai, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan segera diperbaiki karena kondisinya mengalami kerusakan cukup parah.

Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayan (Disparbud) Kabupaten Penajam Paser Utara Tita Deritayati, saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Rabu, mengatakan, instansinya akan mengusulkan anggaran perbaikan dermaga wisata itu pada APBD Perubahan 2018.

“Usulan anggaran perbaikan dermaga wisata Pantai Tanjung Jumlai pada APBD murni 2018 tidak diakomodir, sebab dinilai belum skala prioritas,” ungkapnya.

Akibatnya Dermaga Tanjung Gemilang di objek wisata Pantai Tanjung Jumlai yang telah berusia lebih enam tahun serta belum pernah direhab tersebut semakin rusak dan mengkhawatirkan.

Melihat kondisi kerusakan Dermaga Tanjung Gemilang cukup parah, maka dilakukan penutupan sementara karena mengkhawatirkan jika dibiarkan bisa menimbulkan korban jiwa apabila dermaga itu runtuh.

“Penutupan dermaga wisata sudah sempat dilakukan karena kondisinya mengalami kerusakan cukup parah, pada Februari 2017,” ujar Tita Deritayati.

Namun menurut dia, Dermaga Tanjung Gemilang di objek wisata Pantai Tanjung Jumlai tersebut dibuka lagi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Penutupan Dermaga Tanjung Gemilang yang disaksikan Kepala Disparbud Kabupaten Penajam Paser Utara, Lurah Tanjung Tengah, perwakilan Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis), serta LSM dan mayarakat pada Selasa (10/4) itu dilakukan untuk kedua kalinya.

Dari pantauan helloborneo.com di lapangan, tiang penyangga dermaga yang terbuat dari metarial kayu ulin sepanjang 150 meter dengan anggaran Rp1,5 miliar dari APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut, keropos akibat erosi.

Kayu lantai dermaga wisata yang dibangun pada 2012 melalui dana bantuan keuangan pemerintah provinsi itu, banyak yang retak bahkan patah di beberapa titik, serta tampak miring dan mengecil karena jarang dirawat dan diperbaiki, sehingga membahayakan bagi pengunjung.

Padahal, dermaga itu menjadi salah satu lokasi tujuan wisata di Kabupaten Penajam Paser Utara yang ramai dikunjungi wistawan dari dalam maupun luar daerah, dan sering digunakan sebagai lokasi swafoto oleh para pengunjung. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.