Hengkang Dari Golkar, Sofyan Maju DPR RI Lewat Nasdem

Arsyad Mustar

 

Andi Sofyan Hasdam (int)

Bontang, helloborneo.com – Pasca pelaksanaan Pilgub Kaltim 2018, Andi Sofyan Hasdam hengkang dari partai Golongan Karya (Golkar). Dikabarkan mantan Walikota Bontang dua periode, itu maju menjadi Calon Legislatif melalui Partai Nasdem.

Saat disambangi di kediamannya pada Jumat (6/7) kemarin, Sofyan mengaku sudah tidak nyaman di partai berlambang beringin itu. Ia pun membantah jika langkah politiknya ini adalah langkah sakit hati terhadap Golkar.

“Saya dibesarkan oleh Golkar. Tetapi karena saya merasa sudah tidak nyaman, tidak mungkin saya bertahan di Golkar, meskipun sebenarnya berat” ujarnya.

Suami dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni itu mengatakan, niatnya maju jadi Cagub karena memiliki gagasan besar untuk masyarakat Kaltim. Namun kata Dia, amanah tersebut belum diberikan kepadanya.

“Selama masa kampanye sebenarnya program yang diberikan kepada warga Kaltim cukup disambut hangat,” katanya kepada wartawan.

Kata Sofyan, yang paling diminati masyarakat saat berkampanye, yakni BPJS gratis. Namun hal itu belum dapat terwujud lantaran kalah dalam pemilihan Gubernur beberapa waktu lalu.

“Maka dari itu saya ingin mewujudkan itu dengan maju menjadi anggota DPR RI,” sebutnya.

Keinginannya maju menjadi anggota DPR RI pun semakin kuat karena adanya dorongan relawan relawannya saat Pilgub. Saat ditanya mengapa maju melalui Nasdem dan bukan Golkar yang selama ini membesarkan namanya di dunia politik. Sofyan mengaku belum bisa menjawab secara jelas. Akan tetapi, dalam waktu dekat ini dirinya bakal menggelar konfrensi pers untuk menjelaskan hal tersebut.

“Yang jelas, saya berterima kasih kepada Golkar untuk selama ini. Saya sangat menghormati partai Golkar,” tuturnya.

Sofyan pun mengaku, meski dirinya hijarah ke partai besutan Surya Paloh dia tak akan mengompori kader militannya yang ada di Pohon Beringin untuk ikut pindah.

Lanjut ia menyampaikan, keinginannya menjadi anggota DPR RI hanya semata untuk pengabdian kepada masyarakat. Dirinya akan lebih mudah jika bertarung berebut kursi di Karang Paci sebutan DPRD Kaltim. “Saya akan berjuang untuk Kaltim,” singkatnya. (am/tan)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.