Baru Dijadwalkan Bulan Agustus, Perbaikan Plafon Terbentur Dana

Ari B

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten PPU Supardi.

Penajam, Upaya perbaikan plafon masjid Agung Al Ikhlas PPU yang rusak sudah cukup lama dijadwalkan dilakukan di bulan agustus mendatang. Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi saat ditemui helloborneo.com di kantor Bupati.

Defisit anggaran yang dialami pemerintah kabupaten PPU  menurut Supardi, berimbas kepada sejumlah kegiatan yang ditunda karena menunggu ketersediaan anggaran di kas daerah. Salah satunya termasuk untuk perbaikan plafon masjid Agung Al Ikhlas yang telah dianggarkan dalam APBD murni 2018.

“Pemeliharaan masjid agung al ikhlas sedang dalam penyiapan dokumen lelang, dalam bulan agustus ini kita sudah bisa melakukan pendatanganan kontrak”.kata Supardi di kantor Bupati, rabu.

Supardi menargetkan kegiatan pemeliharaan fasilitas masjid Agung Al Ikhlas PPU ini dapat selesai di bulan desember 2018. Perbaikan plafon masjid agung al ikhlas PPU hanya dialokasikan sekitar Rp80 juta.

Kendati anggaran perbaikannya tergolong kecil namun untuk pelaksanaannya baru dijadwalkan di bulan agustus 2018 lantaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten PPU menunggu dana di kas daerah tercukupi.

Masjid kebanggaan pemerintah dan masyarakat Kabupaten PPU di kilometer delapan kelurahan nipah-nipah kecamatan penajam ini mulai difungsikan sejak bulan mei 2017 . Di bulan desember 2017 beberapa plafon masjid mulai terlihat rusak bahkan jebol .Kerusakan plafon di aula utama masjid agung al ikhlas PPU menurut Supardi disebabkan material pembangunan sudah berusia sekitar delapan tahun.

“Pembuatan plafon masjid masuk pembangunan tahap pertama di tahun 2010 .Sedangkan untuk pembangunan pendukung meliputi menara dan pagar tahun ini ditunda sampai kemampuan kas daerah kembali stabil”.ungkap Supardi (Ar/Hb/Adv)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.