Penajam Miliki 13 Pasar Desa Dukung Perekonomian

Bagus Purwa
Penajam, helloborneo.com – Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, selama kurun waktu lebih kurang 5 tahun telah memiliki 13 pasar desa permanen dari 30 desa di daerah itu yang keberadaanya mampu mendukung perekonomian warga.

Kabid Perdagangan PPU, Rusli.

“Pemerintah kabupaten terus mendorong tumbuhnya pasar desa karena keberadannya mampu mampu memperkuat kapasitas desa,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Penajam Paser Utara Rusli ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa.

Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan penataan dan pembenahan pasar tradisional yang berada di perdesaan dengan membangun secara permanen.

Pembenahan dan penataan pasar desa itu sudah dilakukan pada 2014, dan hingga saat sebanyak 13 pasar desa telah dibangun secara permanen yang anggarannya bersumber dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pasar desa yang telah terbangun secara permanen tersebut di antaranya berada di Desa Semoi II, Rawa Mulia, Gunung Mulia, Sumber Sari dan Riko.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2018 menurut Rusli, mendapatkan bantuan dari APBN melalui DAK untuk melakukan pembangunan lima pasar desa secara permanen.

Namun lanjut ia, pembangunan pasar desa di Sotek tidak dapat dilaksanakan sebab terkendala masalah lahan untuk lokasi pasar tersebut sehingga pihaknya hanya membangun pasar desa secara permanen di Desa Sebakung Jaya, Sri Raharja, Sepan dan Argomulyo.

Pengerjaan pembangunan empat pasar desa secara permanen tersebut lanjut Rusli, hampir rampung dengan kondisi pengerjaan masing-masing pasar desa mencapai 85 persen.

Selain itu, Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara juga melakukan pembenahan dan penataan pasar tradisional yang dijadikan pasar induk di setiap ibu kota kecamatan.

Pembangunan pasar induk sebagai sentra perdagangan tradisional di setiap kecamatan tersebut tambah Rusli, dengan konsep semi modern yang pembangunannya menggunakan anggaran dana tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan. (bp/hb)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.