Penajam Kesulitan Penuhi Target 95 Persen Vaksinasi

Ari B
Penajam, helloborneo.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kesulitan memenuhi target 95 persen dari 42.000 anak yang terdata dalam program Vaksinasi Campak-Rubella (Meales-Rubella/MR).

Pengelola Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan PPU, Tri Utami.

Pengelola Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Tri Utami saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi campak-rubella terkendala izin dari orang tua sehingga kemungkinan target mencapai 95 persen tidak terealisasi.

“Kami berupaya mencapai target itu dengan memperpanjang pemberian imunisasi campak-rubella hingga satu pekan ke depan,” ungkapnya.

Tri Utami mengaku pesimistis target 95 persen dari 42.000 anak sasaran dapat terealisasi, kendati pelaksanaan vaksinasi diperpanjang hingga satu pekan.

Hingga awal November 2018, capaian keikutsertaan imunisasi campak-rubella di Kabupaten Penajam Paser Utara baru mencapai sekitar 80,11 persen atau 34.272 anak.

“Capaian terendah di Puskesmas Petung dengan realisasi sekitar 44 persen dari target lebih kurang 6.000 anak,” jelas Tri Utami.

Dengan melihat capaian vaksinasi campak-rubella di setiap puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara pesimistis merealisasikan target nasional sebanyak 95 persen dari 42.000 anak yang ditargetkan mendapat suntikan vaksinasi.

Minimnya realisasi vaksinasi campak-rubella di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut lanjut Tri Utami, akibat rendahnya minat dan pesertujuan dari orang tua mengizinkan anaknya untuk divaksin.

“Minat dan kesadaran orang tua menyangkut vaksinasi campak-rubella kami nilai belum meningkat signifikan, sehingga pencapaian target terkendala dan sulit direalisasikan,” ujarnya.

Tri Utami menyatakan optimistis vaksinasi campak-rubella hanya mencapai 82 persen, kendati pelaksanaan vaksinasi campak-rubella diperpanjang hingga 7 November 2018.

Meski demikian, Kabupaten Penajam Paser Utara menduduki urutan keempat di Provinsi Kalimantan Timur, dalam pencapaian keikutsertaan program imunisasi massal yang dilaksanakan secara nasional di atas Kota Balikpapan dan Kabupaten Paser. (bp/hb)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.