Pendapatan Retribusi Pelabuhan Benuo Taka Penajam Merosot

Ari B

Kepala Dishub PPU, Ady Irawan.

Penajam, helloborneo.comPendapatan retribusi bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Benuo Taka, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengalami kemorosotan ketimbang pada 2017.

“Pada 2017 pendapatan retribusi bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Buluminung mencapai lebih kurang Rp3,9 miliar,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara Ady Irawan ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa.

Sementara penarikan retribusi bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Benuo Taka yang ditargetkan sekitar Rp3,8 miliar pada 2018 lanjut ia, hingga November baru terealisasi atau terkumpul sekisar Rp1,5 miliar.

Jika dibandingkan dengan 2017, pendapatan retribusi bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Benuo Taka yang berada di Kawasan Industri Buluminung, Kecamatan Penajam pada 2018 mengalami kemorosotan lebih kurang Rp2,4 miliar.

Penurunan pendapatan retribusi bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Benuo Taka tersebut disebabkan sejumlah pabrik kelapa sawit melakukan bongkar muat dan pengapalan minyak mentah beralih ke Kabupaten Paser.

“Beberapa pabrik kelapa sawit melakukan bongkar muat dan pengapalan minyak mentah pindah ke Pelabuhan Pondong di Kabupaten Paser, karena merasa merugi diduga adanya aktivitas portal jalan oleh masyarakat,” kata Ady Irawan.

Menurut dia, kegiatan bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Benuo Taka tersebut seringkali terkendala pemortalan jalan menunju Pelabuhan Benuo Taka yang dilakukan masyarakat sekitar.

Selain itu tambah Ady Irawan, penurunan ekonomi serta ditambah produksi batu bara yang semakin menurun juga berpengaruh terhadap melemahnya pandapatan retribusi bongkar muat dan pengapalan di Pelabuahan Benuo Taka tersebut.

“Hingga kini pengumpulan retribusi bongkar muat dan pengapalan baru tercatat sekitar Rp1,5 miliar dari target yang ditetapkan lebih kurang Rp3,8 miliar,” ujarnya.

Penyumbang terbesar retribusi di pelabuhan milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut berasal dari bongkar muat dan pengapalan minyak mentah atau CPO (crude palm oil) dan batu bara.

Target pendapatan retribusi bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Benuo Taka Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2018 tambah Ady Irawan, dipastikan tidak akan terealisasi. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.