Pembuatan Intake WTP Lawe-Lawe Penajam 15 Persen

Ari B

Kolam Intake WTP Lawe-Lawe.

Penajam, helloborneo.com – Pembuatan kolam penampungan air baku (Intake) sementara instalasi pengolahan air bersih atau “water treatment plant”/WTP Lawe-Lawe Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, baru terlaksana 15 persen.

“Kemajuan pembuatan kolam penampungan air baku sementara di WTP Lawe-Lawe sampai saat ini mencapai 15 persen,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Supardi ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat.

Pengerjaan kolam penampungan air baku sementara WTP Lawe-Lawe tersebut menurut dia, terkendala hujan yang saat ini sering mengguyur wilayah Penajam Paser Utara.

“Pengerjaan pengerukan kolam penampungan air itu sering tertunda karena kerap tergenang air setelah turun hujan,” jelas Supardi.

“Kami targetkan kedalaman kolam penampungan air baku sementara empat meter, tapi baru rampung sekitar satu meter,” ungkapnya.

Sedangkan untuk proses pengecoran beton lanjut Supardi, akan dilakukan dengan sistem lembur untuk mengejar waktu pengerjaan.

Ia optimistis kolam penampungan air baku sementara WTP Lawe-Lawe tersebut dapat difungsikan akhir 2018.

Kolam tersebut merupakan tempat penampungan sementara air baku Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Danum Taka, dikarenakan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe belum dapat dilanjutkan.

“Pengerjaan Bendungan Lawe-Lawe belum dapat dilanjutkan karena anggaran pemerintah kabupaten tidak mencukupi, jadi dibuatkan kolam penampungan air baku sementara,” ujar Supardi.

Kolam berukuran 60×40 meter dengan daya tampung lebih kurang 6.000 kubik air tersebut terletak di belakang WTP Lawe-Lawe di wilayah Kecamatan Penajam.

Untuk penggenangan air di kolam penampungan air baku sementara tambah Supardi, tidak membutuhkan waktu lama yakni, sekitar enam sampai 12 jam jika kondisi air sungai normal. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.