Penajam Targetkan Lunasi Tanggungan Utang Rp238 Miliar

Ari B

Kepala Badan Keuangan PPU, Tur Wahyu Sutrisno.

Penajam, helloborneo.comPemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menargatkan mampu membayar lunas tanggungan utang lebih kurang Rp238 miliar pada tahun ini (2018).

Kepala Badan Keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara Tur Wahyu Sutrisno saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin, memastikan pembayaran tanggungan utang sekitar Rp238 miliar akan dilunasi pada Desember 2018.

“Tanggungan utang Rp238 miliar itu terdiri dari utang kegiatan yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak (multiyears) sekitar Rp164 miliar, dan sisa kewajiban 2017 sekisar Rp74 miliar,” jelasnya.

Realisasi pembayaran tanggungan utang Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara 2018 menurut Tur Wahyu Sutrisno, sudah mencapai kisaran 85 persen dari yang direncanakan.

Sampai saat ini lanjut ia, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah membayar tanggungan utang sekitar Rp200 miliar dari total Rp238 miliar kepada pihak ketiga.

“Sisa tanggungan utang sekisar Rp38 miliar sedang dalam proses validasi untuk dilakukan pembayaran kepada pihak ketiga,” ujar Tur Wahyu Sutrisno.

Pelunasan sisa tanggungan utang tersebut jelasnya, menunggu pencairan dana bagi hasil dari pemerintah pusat pada Desember 2018.

“Pencairannya tunggu transfer dana bagi hasil dari pemerintah pusat yang dijadwalkan pada 18 Desember 2018,” kata Tur Wahyu Sutrisno.

Ia menegaskan, seluruh sisa tanggungan utang Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang masih ada kepada pihak ketiga akan dilunasi pada 2019.

“Masih ada sisa tanggungan utang kepada pihak ketiga sekitar Rp216 miliar, kami targetkan dilunasi pada 2019,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara harus lebih memprioritaskan pembayaran tanggungan utang yang belum terbayarkan dibanding mengadakan kegiatan baru pada tahun anggaran berikutnya. (bp/hb)

 

 

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.