Penyertaan Modal Untuk Tutup Kerugian PDAM Penajam

Ari B

Direktur PDAM PPU, Taufik.

Penajam, helloborneo.comDana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dipergunakan untuk menutupi kerugian yang dialami Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM, kata Direktur PDAM Danum Taka M Taufik.

“Kerugian PDAM Danum Taka itu atas selisih antara biaya produksi dengan harga jual atau tarif ke pelanggan,” ungkap Taufik ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Senin.

Menurut dia, masih ada selisih antara biaya produksi dengan harga jual ke masyarakat, yang selama ini ditutupi dengan subsidi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kepada PDAM Danum Taka tersebut sudah berlangsung sejak 2005, karena belum ada upaya kenaikan tarif air bersih.

Untuk 2019 lanjut Taufik, PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara masih membutuhkan dana lebih kurang Rp2,5 miliar, untuk menutupi kebutuhan operasional PDAM Danum Taka.

Dia menyatakan, penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kepada PDAM Danum Taka pada 2019 mencapai lebih kurang Rp4 miliar.

Sekitar Rp2,5 miliar jelas Taufik, merupakan usulan PDAM Danum Taka untuk menutupi kebutuhan operasional, seperti melanjutkan program SR-MBR (sambungan rumah masyarakat berpenghasilan rendah).

“PDAM Danum Taka butuh dana membeli bahan kimia untuk produksi air bersih. Anggaran Rp2,5 miliar itu juga untuk pembelian bahan kimia dan lain-lain,” katanya.

Sedangkan sisanya sekisar Rp1,5 miliar tambah Taufik, merupakan dana sisa bayar 2017 yang belum disalurkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Untuk penyertaan modal pada 2010 nantinya tidak mengalami perubahan dari besaran penyertaan modal pada 2019, jika belum ada kenaikan tarif air bersih,” ujarnya.

Kerugian yang dialami PDAM Danum Taka tersebut tambah Taufik, membuat PDAM selama ini belum memberikan kontribusi kepada PAD (pendapatan asli daerah) Kabupaten Penajam Paser Utara. (bp/hb)

 

 

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.