April 2019 Tarif Dasar Air Bersih Penajam Naik

Ari B

Direktur PDAM Danum Taka PPU, Taufik.

Penajam, helloborneo.com – Tarif dasar air bersih Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada April 2019 akan naik sekitar 70 persen untuk menyesuaikan biaya operasional pengolahan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Danum Taka.

Informasi yang diperoleh helloborneo.com, Kamis, menyebutkan, kenaikan tarif dasar air bersih tersebut mulai diberlakukan PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara setelah Pemilihan Umum atau Pemilu 2019.

“Usulan kenaikan tarif dasar air bersih itu telah mendapat persetujuan eksekutif dan legislatif,’ kata Direktur PDAM Danum Taka Taufik membenarkan ketika dikonfirmasi kenaikan tarif dasar air bersih tersebut.

“Kenaikan tarif dasar air bersih dilakukan untuk menyesuikan dana atau biaya operasional pengolahan air bersih yang semakin mahal,” ujarnya.

PDAM Danum Taka mengusulkan kenaikan tarif dasar air bersih sekitar 70 persen menurut Taufik, dari tarif yang berlaku saat ini Rp3.300 per meter kubik.

Kenaikan tarif sebesar 70 persen tersebut lanjut ia, agar PDAM Danum Taka lebih mandiri dan tidak bergantung pada subsidi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Perhitungan kenaikan tarif dasar air bersih di atas biaya pokok itu jelas Taufik, sesuai Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemberian Subsidi dari Pemerintah Daerah Kepada Badan Usaha Milik Daerah Penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum.

Kenaikan tarif dasar air bersih yang diusulkan PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut juga untuk menekan subsidi dari pemerintah kabupaten setempat.

Jika tidak ada kenaikan tarif dasar air bersih, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara wajib memberikan penyertaan modal untuk menutupi biaya operasional PDAM Danum Taka.

PDAM Danum Taka pada 2019, mendapat subsidi atau penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara lebih kurang Rp6,3 miliar.

“Biaya operasional itu meliputi gaji pegawai, pembelian bahan kimia, perawatan jaringan serta biaya listrik selama satu tahun,” ucap Taufik. (bp/hb)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.