DPRD Penajam Minta Segera Evaluasi Proyek “Multiyears”

Ari B

Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memimta pemerintah kabupaten segera melakukan evaluasi terhadap proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak atau “multiyears” yang pengerjaannya dinyatakan rampung.

Ketua DPRD PPU, Nanang Ali.

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Nanang Ali saat ditemui helloborneo.com, Jumat, menegaskan, sisa pembayaran pengerjaan proyek “multiyears” yang telah dinyatakan selesai akan dilakukan pada tahun ini (2019).

Anggaran untuk melunasi pekerjaan proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak tersebut menurut dia, sudah masuk APBD 2019 Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Sisa pembayaran proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak sekitar Rp219 miliar akan dicairkaan pada tahun ini (2019),” ujar Nanang Ali.

“Dipastikan sisa pembayaran proyek ‘multiyears’ yang sudah dilaksanakan akan segera dilunasi oleh pemerintah kabupaten,” ucap politisi Partai Golkar tersebut.

Namun sebelum dilakukan pembayaran lanjut Nanang Ali, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara harus melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang yelah dinyatakan rampung itu.

“Kami minta ada evaluasi atau monitoring terhadap proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak yang sudah selesai,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki utang pembayaran sejumlah proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak yang pengerjaannya dinyatakan rampung, disebabkan mengalami defisit anggaran.

Nanang Ali menjelaskan, anggaran untuk melunasi proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak tersebut di luar proyek yang dibiayai PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“PT SMI saat ini tinggal melunasi sisa kegiatan yang mengalami keterlambatan waktu pengerjaan lebih kurang Rp20 miliar,” jelasnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.