Proyek Pemasangan Lampu PJU di Penajam Proses Lelang

Ari B


Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Anang Widianto.

Penajam, helloborneo.com – Proyek pemasangan lampu penerangan jalan umum atau PJU di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, saat ini dalam proses lelang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik-Unit Pelayanan Pengadaan atau LPSE-ULP barang dan jasa setempat.

“Proyek pemasangan lampu PJU sudah masuk tahap lelang,” jelas Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Anang Widianto ketika ditemui helloborneo.com, Selasa.

Dokumen lelang proyek pemasangan lampu PJU tersebut sudah diserahkan kepada Unit Layanan Pengadaan atau ULP Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Tahapan lelang proyek pemasangan lampu PJU itu menurut Anang Widianto, saat ini masuk tahap evaluasi peserta lelang atau penyedia layanan jasa proyek.

“Ada lima peserta lelang atau penyedia layanan jasa proyek pemasangan lampu PJU yang akan dianalisa dan diverifikasi oleh panitia tender,” ujarnya.

Panitia tender melakukan verifikasi atau evaluasi terhadap penyedia jasa layanan proyek pemasangan lampu PJU tersebut meliputi administrasi, teknis serta harga yang diajukan.

Evaluasi terhadap penawaran peserta lelang proyek pemasangan lampu PJU yang dilakukan panitia tender itu jelas Anang Widianto, dengan sistem penilaian meliputi nilai teknis dan biaya.

“Panitia tender tengah mengevaluasi penawaran yang diusulkan calon kontraktor pelaksana proyek pemasangan lampu PJU itu,” katanya.

Kemudian dari hasil evaluasi usulan penyedia layanan jasa proyek pemasangan lampu PJU tersebut lanjut Anang Widianto, ditentukan pemenang dan pembuktian kualifikasi.

Ia optimistis tahap evaluasi calon kontraktor pelaksana hingga penentuan pemenang proyek pemasangan lampu PJU itu rampung dalam bulan ini (Agustus 2019).

Anggaran proyek pemasangan lampu PJU setelah direvisi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara berkurang menjadi sekitar Rp7 miliar, yang awalnya lebih kurang Rp10 miliar. (bp/hb)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.