Kodim Penajam Semarakan Kemerdekaan Dengan “Perang Bantal”

Lomba Gepuk Bantal Ala Kodim 0913 PPU.

Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Komando Distrik Militer atau Kodim 0913/Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyemarakkan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan “perang bantal” atau menggelar lomba tradisional gepuk (pukul) bantal di kolam Taman Rozeline, Kecamatan Penajam, Jumat.

“Gepuk bantal itu lomba yang unik serta menarik, dan menjadi pilihan untuk semarakkan Kemerdekaan RI,” kata Komandan Kodim atau Dandim 0913/Penajam Paser Utara, Letkol Inf Mahmud ketika ditemui helloborneo.com di lokasi lomba.

Pertarungan “perang bantal” dengan kategori lomba remaja dan dewasa tersebut berlangsung sengit, namun meriah diwarnai dengan tawa dan teriakan menyemangati para peserta lomba.

Untuk menjadi pemenang pada lomba pukul bantal itu, para peserta lomba harus mampu menjatuhkan lawannya dengan memukulkan bantal ke bagian tubuh lawan hingga jatuh ke kolam.

“Lomba gepuk bantal melibatkan seluruh unsur dan elemen masyarakat, yang diharapkan tidak ada sekat antar instansi, lembaga dan masyarakat sebab meraih kemerdekaan harus bekerja sama,” ujar Mahmud.

Lomba pukul bantal yang digelar Kodim 0913/Penajam Paser Utara tersebut menurut Dandim, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

Kegiatan “Perang bantal” lanjut Mahmud, juga sebagai salah satu upaya menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa, sekaligus silaturahmi antara keluarga besar Kodim 0913/Penajam Paser Utara dengan instansi dan lembaga lainnya, serta masyarakat sekitar.

Persit Kartika Candra Kirana Cabang LXV Kodim 0913/Penajam Paser Utara pada hari yang sama jelas Dandim, mengunjungi sekolah Luar Biasa atau SLB untuk bersilaturahmi serta membagikan bingkisan dan bendera Merah Putih.

Kodim 0913/Penajam Paser Utara juga menggelar lomba menghias desa dan kelurahan di daerah itu dengan pernak-pernik khas kemerdekaan, mengapresiasi semangat menyambut 17 Agustus.

“Kemerdekaan tidak diraih dengan mudah, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan itu untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ucap Mahmud.

Bagaimanapun caranya tegas Dandim, sebagai generasi penerus bangsa wajib atau harus bisa menjaga keutuhan NKRI. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.