Ribuan Calon Penerima BPNT di Penajam Tidak Penuhi Syarat

Kepala Dinas Sosial PPU, Bagenda Ali.

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Sedikitnya seribu calon penerima manfaat program bantuan pangan nontunai atau BPNT dari pemerintah pusat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tidak memenuhi persyaratan, kata Kepala Dinas Sosial setempat Bagenda Ali.

“Kami lakukan verifikasi calon penerima manfaat program BPNT yang layak dan memenuhi persyaratan,” jelas Bagenda Ali ketika ditemui helloborneo.com, Kamis.

Kabupaten Penajam Paser Utara mendapat kuota sebanyak 9.565 penerima manfaat program BPNT dari pemerintah pusat tersebut.

Namun setelah petugas melakukan verifikasi menurut Bagenda Ali, hanya 8.565 calon penerima manfaat program BPNT yang dinyatakan layak dan memenuhi persyaratan.

Ia menyebutkan di Kecamatan Penajam terdapat 400 calon penerima manfaat BPNT yang tidak berada di tempat (pindah alamat) saat dilakukan verifikasi dan sudah mampu.

Sedangkan calon penerima manfaat yang tidak memenuhi persyaratan lainnya lanjut Bagenda Ali, tersebar di tiga kecamatan.

Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara akan kembali mendaftar ulang calon penerima manfaat BPNT dari pemerintah pusat tersebut.

“Untuk dana bantuan program BPNT yang belum disalurkan kepada penerima manfaat dikembalikan ke kas daerah,” ucap Bagenda Ali.

Bantuan pangan nontunai atau BPNT merupakan program Kementerian Sosial atau Kemensos untuk menekan angka kemiskinan.

Program BPNT berupa pemberian kupon belanja berbentuk kartu kepada penerima manfaat yang dapat diganti dengan pangan jika berbelanja di e-warung sebagai penyedia bahan pangan.

Setiap penerima manfaat program BPNT memperoleh kartu yang berisi uang nontunai sebesar Rp110.000, pengisian uang pada kartu untuk berbelanja beras dan telur di e-warung tersebut dilakukan setiap bulan. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.