PDAM Penajam Kurangi Distribusi Air Bersih Kepada Pelanggan

Ari B

Plt Direktur PDAM Danum Taka PPU, Ahmad Usman.

Penajam, helloborneo.com – Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengurangi distribusi air bersih kepada pelanggan sebab sumber air baku terus mengalami penurunan akibat di daerah setempat jarang turun hujan.

“Kondisi air baku PDAM semakin memprihatinkan,” ujar Pelaksana tugas Direktur PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad Usman ketika ditemui helloborneo.com, Selasa.

Debit air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM Danum Taka menurut dia, mengalami penurunan karena di daerah setempat jarang turun hujan.

Saat ini ketinggian air Sungai Lawe-Lawe lanjut Ahmad Usman, di bawah satu meter dan ketinggian air di kolam penampungan air baku hanya sekitar 150 centimeter.

Musim kemarau yang terjadi sejak Juli 2019 hingga saat ini berdampak terhadap penurunan ketinggian air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku pengolahan air bersih PDAM Danum Taka.

Dengan menurunnya ketinggian air baku tersebut jelas Ahmad Usman, PDAM Danum Taka juga menurunkan kapasitas produksi air bersih yang disalurkan kepada pelanggan.

“Awalnya produksi air bersih mencapai 70 liter per detik diturunkan menjadi 35 liter per detik karena air di kolam penampungan air baku semakin menipis,” ucapnya

“Ketinggian air di kolam penampungan air baku pengolahan air bersih PDAM Danum Taka sudah di bawah ambang batas normal,” tambah Ahmad Usman.

Kondisi penurunan ketinggian air baku tersebut kata dia, membuat PDAM Danum Taka terpaksa mengurangi distribusi air bersih kepada pelanggan.

Ahmad Usman mengimbau pelanggan air bersih berhemat dalam menggunakan air, sebab musim kemarau diprediksi berlangsung sampai Oktober 2019.

Ia menimpali lagi, “sampai kondisi normal pelanggan di wilayah Penajam dan sekitarnya diminta dapat menghemat air bersih”. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.