Sumpah Pemuda Dirangkai Penandatanganan Prasasti Tugu Merah Putih

Bagus Purwa

Penandatanganan prasasti Tugu Merah Putih sebagai monumen pertama kali bendera Merah Putih dikibarkan di Kelurahan Nenang, Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin (28-10-2019).

Penajam, helloborneo.com – Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin, dirangkai dengan penandatanganan prasasti Tugu Merah Putih sebagai monumen pertama kali bendera Merah Putih dikibarkan di daerah itu.

Prasasti Tugu Merah Putih tersebut ditandatangani oleh Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud, Komandan Kodim 0913/Penajam Paser Utara Letkol Inf Mahmud dan Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Sabil Umar.

Sebelum penandatanganan prasasti Tugu Merah Putih dilakukan, diawali dengan kirap Pelopor Perdamaian Merah Putih yang dimulai dari Jalan Provinsi Kilometer 6 menuju monumen itu di Jalan Donci Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam.

Kemudian sekitar pukul 08.30 WITA dilanjutkan menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2019 di halaman depan Kantor Bupati Penajam Paser Utara.

“Tema Hari Sumpah Pemuda kali ini ‘Bersatu Kita Maju’,” ujar Bupati Abdul Gafur Mas’ud membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tersebut.

Tema itu diambil lanjut Bupati, untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun para pemuda dan diikrarkan pada 1928 silam, bahwa dengan persatuan dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

Tema “Bersama Kita Maju” menurut Abdul Gafur Mas’ud, sesungguhnya diperuntukkan bagi seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda Indonesia bisa lebih maju.

Pemuda saat ini kata Bupati, harus sanggup membuka pandangan dan wawasan yang luas untuk menyongsong masa depan Indonesia maupun dunia yang lebih baik.

“Pemuda harus memiliki karakter tangguh dan kemampuan kepemimpinan mumpuni agar mampu berperan aktif dalam kancah nasional maupun internasional,” ucap Abdul Gafur Mas’ud.

“Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini mempunyai sisi negatif dan positif, maka pemuda harus dapat memilah agar dapat meningkatkan pengetahuan dan daya saing, serta berkarakter positif berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda diharapkan selalu menghormati jasa pemuda, jasa para pendiri bangsa dan pahlawan Indonesia. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.