Pendamping Program Pemberdayaan Desa/Kelurahan Jangan “Main” Proyek

Ari B

Pembekalan Petugas Pendamping Desa Kelurahan dan Kecamatan di Kabupaten PPU.

Penajam, helloborneo.com – Para tenaga pendamping program Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Mandiri Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diingatkan jangan “main” atau minta proyek untuk mencari keuntungan pribadi.

“Pendamping kecamatan, desa dan kelurahan diingatkan jangan menjadi ‘pemain’ atau ‘bermain’ dalam pelaksanaan program Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kalurahan Mandiri,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Suhardi kepada helloborneo.com, Selasa.

Para petugas pendamping program Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Mandiri, lanjut ia jangan mencari keuntungan atau tambahan pendapatan dengan “bermain” proyek dalam pelaksanaan program tersebut.

“Saya ingat lagi tugas para pendamping bukan mendampingi pelaksanaan proyek yang masuk desa dan kelurahan, tetapi melakukan pendampingan secara utuh terhadap desa dan kelurahan, serta seluruh unsur masyarakat yang ada,” ujar Suhardi.

Diharapkan segala masalah dan potensi yang ada dapat diselesaikan atau dipenuhi dan didayagunakan melalui program Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Mandiri tersebut.

Tugas berat para pendamping kecamatan, desa dan kelurahan itu, menurut Suhardi, adalah menjadi penggerak kemandirian yang demokratis seperti Nawacita Presiden Joko Widodo.

Saat ini sebanyak 63 tenaga pendamping Program Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Kabupaten Penajam Paser Utara mendapat pembekalan selama tujuh hari sebelum melaksanakan tugas.

Pembekalan atau pelatihan tenaga pendamping kecamatan, desa dan kelurahan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 2 dan berakhir pada 7 Desember 2019, serta akan bertugas awal Januari 2020.

Materi pelatihan tenaga pendamping program Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Mandiri itu diberikan oleh akademisi, meliputi tata cara administrasi hingga pengawasan

Masa kerja pendamping program Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Mandiri sesuai anggaran kontrak Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, selama satu tahun.

Sebanyak 63 tenaga pendamping tersebut terbagi menjadi 30 pendamping desa, 24 tenaga pendamping kelurahan dan sembilan tenaga pendamping kecamatan. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.