KPU Balikpapan Tunda Rencana Lelang Logistik Bekas Pemilu 2019

Aditya

Balikpapan, helloborneo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan menunda rencana pelelangan sebagian logistik bekas Pemilu 2019 lalu. Menurut Sekretaris KPU Balikpapan, Syabrani saat ditemui helloborneo.com mengatakan seharusnya sesuai rencana awal, KPU akan melelang sejumlah logistik yang selesai dipergunakan pada Pemilu 2019 lalu.

“Logistik yang dilelang itu terdiri dari kertas suara, kotak suara, bilik dan beberapa formulir non hologram yang dipergunakan dalam Pemilu 17 April 2019 lalu.  Namun, setelah mendapatkan surat edaran dari KPU RI, terkait pembatalan rencana pelelangan sejumlah formulir non hologram yang dipergunakan pada Pemilu 2019,” ungkap Syabrani.

Syabrani menambahkan maka rencana pelelangan logistik dibatalkan. Adapun formulir non hologram yang batal dilelang tersebut, baru boleh dilelang setelah masa retensi yang disyaratkan oleh KPU RI habis masa berlakunya. Sabrani biasa disapa Alex mengungkapkan, KPU RI memberikan masa retensi terhadap formulir non hologram Pemilu 2019 minimal 3 tahun.

Setelah masa retensi selesai/maka logistik dapat dilelang. Dari hasil penyortiran beberapa waktu lalu, sekitar 20 ribu lebih lembar surat suara bekas Pemilu 2019. “Rencananya, penentuan nilai ekonomis terhadap surat suara melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Balikpapan. Adapun hasil lelang akan dijadikan pemasukan negara,” pungkasnya (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.