Refleksi Kolektif Ulang Tahun Kota Penajam Paser Utara.

Fitriady, Penggerak Literasi Gembel (gemar Belajar)

Achmad Fitriadi Bersama Awak Media.

Penajam, helloborneo.com -Kata “ulang” bermakna upacara atau ritual mengingat tanggal dan lahirnya manusia, atau bahkan sebuah perusahaan maupun daerah provinsi/kabupaten/kota untuk mengingat proses berjalanannya waktu.

Sehingga “ulang tahun” memiliki arti sebuah refleksi perjalanan yang telah ditempuh setiap tahun yang dirayakan masih ada dan terus eksis, memperingati hari-hari penting untuk mengingat baik dan buruk perjalanan setahun terakhir.

Peringatan hari jadi tersebut sebagai tanda kehidupan masih memberi makna untuk sebuah harapan dan perubahan dalam menapaki perjalanan selanjutnya, dengan rencana untuk mewujudkan impian yang tertunda.

Ulang tahun kota atau kabupaten adalah sebuah refleksi kolektif dari penghuni daerah itu dengan berbagai harapan dan impian mengenai keberlangsungan kota atau kabupaten untuk tahun berikutnya menjadi lebih baik.

Hari jadi kota atau kabupaten pun boleh disebut refleksi korektif tentang apa saja yang telah dicapai dan belum diraih selama perjalanan yang dilalui setiap tahunnya.

Sehingga ketika hari ulang tahun kota atau kabupaten menjadi riuh semarak oleh sejumlah aktivitas yang memiliki tujuan sebagai rasa syukur hingga hitungan kesekian daerah masih tetap dicintai warga, bukanlah sesuatu yang aneh.

Keinginan memajukan taraf hidup merupakan inti dari kecintaan masyarakat kepada kota atau kabupaten, kendati ekspresi kecintaan ditunjukkan dengan cara beragam sebagai tindakan yang berawal dari proses penyadaran bagi sebuah kesejahteraan kolektif.

Ekspresi kecintaan terhadap kota atau kabupaten antara masyarakat dengan pemerintah berbeda, jadi sebuah kesadaran yang dibangun tidak saja oleh mimpi, tetapi turut campur juga pertimbangan realistis dan kemampuan daerah.

Masyarakat menghendaki daerah yang telah dihuni menjadi semakin cantik serta memberi harapan hidup semakin sejahtera serta menjadi lebih baik agar peluang usaha dan taraf hidup dapat meningkat.

Namun pemerintah juga berkeinginan perundangan atau peraturan daerah bisa menggaung di masyarakat dengan tujuan terealisasinya atau terwujudnya program pembangunan yang telah dicanangkan. (bp/hb) Bersambung …




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.