RSUD Penajam Ditetapkan Jadi Rumah Sakit Khusus Penanganan COVID-19

RSUD Ratu Aji Putri Botung Kab. PPU Menerima Bantuan APD Dari WNI di Qatar.

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan menjadi salah satu rumah sakit khusus penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Kalimantan Timur.

“RSUD Ratu Aji Putri Botung ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan penanggulangan COVID-19 oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Jense Grace Makisurat ketika ditemui helloborneo.com, Rabu.

RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara telah melakukan beberapa pembenahan khusus untuk menangani pasien COVID-19 tersebut.

Ruangan rawat inap pasien dewasa jelas Grace Makisurat, disiapkan untuk ruangan khusus sebagai tempat observasi dan isolasi pasien yang terjangkit COVID-19.

“Ada 10 ruangan dengan 30 tempat tidur yang disiapkan di ruangan Teratai untuk ruangan khusus penanganan pasien COVID-19,” ucapnya.

“Ruangan khusus penanganan pasien COVID-19 disiapkan untuk menghindarkan dengan pasien lainnya yang dalam perawatan,” kata Grace Makisurat.

RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara juga mendapat bantuan untuk penanganan COVID-19 dari seorang WNI (Warga Negara Indonesia) yang berdomisili di Negara Qatar, Timur Tengah.

Bantuan dari WNI yang berdomisili di Negara Qatar tersebut menurut Grace Makisurat, di antaranya 49 pakaian khusus pelindung diri saat menangani penyakit menular (Hazmat).

Hazmat atau pakaian khusus pelindung diri saat menangani penyakit menular itu lanjut ia, sangat penting untuk menjaga para petugas medis agar tidak tertular COVID-19.

“Persediaan ADP (alat pelndung diri) untuk penanganan COVID-19 di RSUD Ratu Aji Putri Botung masih sangat terbatas, kami berterima kasih atas donasi yang telah diberikan,” tambah Grace Makisurat.

Selain Hazmat, RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara juga mendapat bantuan berupa suplemen makanan dan minuman dari WNI yang berdomisili di Negara Qatar tersebut. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.