Orang Dalam Pemantauan Di Kabupaten Penajam Hingga Saat Ini 107 Orang

Juru Bicara Tim Penanganan Virus Covid – 19 Kabupaten PPU, dr. Arnold Wayong.

Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Orang dalam pemantauan (ODP) terkait wabah Virus Corona jenis baru penyebab COVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, hingga saat ini berjumlah 107 orang dan seluruhnya masih dalam proses pemantauan.

Jumlah ODP tersebut berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara yang dirilis, Senin.

“Sebelumnya, ODP 87 orang dan Senin (30/3) tercatat 107 atau bertambah 20 orang,” jelas Juri Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong ketika ditemui helloborneo.com.

Dari empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, penambahan ODP tertinggi terjadi di Kecamatan Penajam yang sebelumnya berjumlah 33 orang sekarang menjadi 52 atau bertambah 19 orang.

Di Kecamatan Babulu yang sebelumnya tercatat 39 orang masih dalam pemantauan saat ini menjadi 40 atau bertambah satu orang.

ODP di Kecamatan Waru tidak ada penambahan atau masih tetap sebanyak tiga orang, sedangkan ODP di Kecamatan Sepaku berkurang satu orang dari sebelumnya 13 menjadi 12 orang.

Sementara total kasus corona yang ditangani Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara hingga Senin (30/3) kata Arnold Wayong, tercatat 127 orang.

“Dari 127 kasus corona itu, 107 orang masih dalam pemantauan dan 20 orang telah dinyatakan bebas COVID-19 dan masa pemantauan sudah selesai,” ujar Kepala Dinas Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

Dari data yang tercatat tersebut lanjut Arnold Wayong, sampai sekarang warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang PDP (pasien dalam pengawasan) atau terduga dan positif Virus Corona nihil atau tidak ada.

Warga yang terdata berstatus ODP terus dipantau secara khusus oleh Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara, dan perkembangannya dilaporkan secara berkala.

Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara juga diminta segera menginformasikan apabila ada keluarga dan tetangga yang terkena gejala COVID-19, atau segera periksa ke pusat layanan kesehatan terdekat. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.