Lima Warga Penajam Paser Utara Berstatus PDP Diisolasi Di RSUD

Juru Bicara Tim Penanganan Covid 19 di PPU, dr. Arnold Wayong.

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Sebanyak lima orang warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur masuk dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona jenis baru penyebab COVID-19 diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung.

“Pasien dalam pengawasan yang ditangani tim dokter penanganan COVID-19 RSUD Ratu Aji Putri Botung jumlahnya bertambah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong ketika ditemui helloborneo.com, Jumat.

Sebelumnya, Rabu (1/4) satu orang warga Kabupaten Penajam Paser Utara diisolasi dan dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung dengan gejala panas, batuk serta pilek.

Hingga Jumat (3/4) lanjut Arnold Wayong, tercatat empat warga yang dirujuk dari Puskesmas Penajam dan Puskesmas Petung masuk dalam status PDP COVID-19, juga diisolasi dan dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung.

“Hasil rapid tes atau pemeriksaan cepat virus Corona, empat pasien itu positif,” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

“Jadi sampai sekarang PDP diisolasi dan dirawat yang ditangani tim dokter penanganan COVID-19 RSUD Ratu Aji Putri Botung ada lima orang,” ucapnya.

Lima pasien dalam pengawasan tersebut diisolasi dan menjalani perawatan sambil menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan dari Kota Surabaya, Jawa Timur, keluar.

Kelima pasien dalam pengawasan yang rata-rata usianya di bawah 20 tahun itu merupakan rombongan mengikuti kegiatan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Arnold Wayong memastikan kondisi pasien dalam pengawasan yang diisolasi dan dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung dalam keadaan baik.

Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 juga melaporkan hingga Jumat (3/4), total orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 84 orang, masing-masing Kecamatan Penajam 45 orang, Kecamatan Waru tujuh orang, Kecamatan Babulu 25 orang dan Kecamatan Sepaku 12 orang.

Sedangkan 52 ODP lainnya telah dinyatakan negatif COVID-19 dan masa pemantauan telah selesai, masing-masing Kecamatan Penajam 25 orang, Kecamatan Waru satu orang, Kecamatan Babulu 22 orang dan Kecamatan Sepaku empat orang. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.