49.088 Rumah Di Penajam Terima Sembako Di Tengah Wabah Corona

Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setkab PPU, Ahmad Usman.

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menetapkan sedikitnya 49.088 rumah di daerah itu sebagai penerima bantuan paket sembako (sembilan bahan pokok) di tengah mewabahnya Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad Usman ketika ditemui helloborneo.com, Jumat mengatakan pendataan rumah di setiap desa/kelurahan di empat kecamatan sudah rampung.

“Dari hasil pendataan itu, penerima bantuan sembako dalam upaya pencegahan COVID-19 di wilayah Penajam Paser Utara ditetapkan sebanyak 49.088 rumah,” ungkapnya.

“Tapi pemerintah kabupaten melebihkan sedikit jumlahnya sebagai cadangan kalau ada rumah yang belum terdata,” tambah Ahmad Usman.

Data penerima bantuan layanan hidup dasar atau bahan kebutuhan pokok tersebut sebagai persiapan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dengan penetapan pembatasan mobilitas barang dan manusia sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19.

Paket sembako yang akan dibagikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara secara cuma-cuma itu berisi 10 kilogram beras, dua dus mie instan, satu rak telur ayam (30 butir), dua kilogram gula pasir dan satu liter minyak goreng.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menurut Ahmad Usman, juga sudah menyusun SOP (standar operasional prosedur) atau protokol (aturan standar) pendistribusian sembako tersebut sampai ke masyarakat.

“Pendistribusian sembako itu dari distributor langsung ke desa dan kelurahan kemudian disalurkan RT (rukun tetangga) ke masing-masing rumah tangga,” ujarnya.

Bantuan bahan kebutuhan pokok tersebut kata Ahmad Usman, mulai disalurkan setelah pesanan alat pelindung diri dan disinfektan untuk mencegah virus Corona telah diterima dinas terkait.

“Kami menunggu alat pelindung diri dan disinfektan yang sudah dipesan dari luar daerah tiba, kemudian melakukan penyaluran paket sembako itu kepada warga,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama pemangku kepentingan (stakeholder) terkait terus menentukan langkah-langkah bersifat preventif (pencegahan) maupun penanganan COVID-19. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.