Masyarakat Pesisir Penajam Dilibatkan Jaga Pelabuhan Tangkal Corona

Ari B

Sekretaris Kabupaten PPU, Tohar.

Penajam, helloborneo.com – Masyarakat pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dilibatkan untuk melakukan penjagaan pelabuhan di wilayah masing-masing untuk menangkal masuknya virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di daerah itu.

“Pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah kabupaten di setiap pelabuhan sejauh ini belum maksimal,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar ketika ditemui helloborneo.com, Jumat.

Oleh karena itu lanjut Sekda, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melibatkan masyarakat untuk ikut serta menangkal penyebaran COVID-19.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menurut Tohar, masih kekurangan SDM (sumber faya manusia) untuk dapat menjaga seluruh pelabuhan yang ada di wilayah setempat.

“Jadi kami minta masyarakat pesisir ikut terlibat dalam penerapan pembatasan fungsi pelabuhan di wilayah masing-masing sebagai upaya penanggulangan virus corona,” ujarnya.

“Banyak pintu masuk ke wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara terutama melalui pelabuhan, termasuk pelabuhan masyarakat pesisir dan tidak bisa semua ditangani petugas,” kata Tohar.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengeluarkan kebijakan baru yakni, menutup pelabuhan penyeberangan “speedboat” dan klotok (kapal kayu) Penajam dengan waktu yang telah ditetapkan.

Dari hasil evaluasi terhadap mobilitas manusia di kedua pelabuhan tersebut jelas Tohar, setelah pukul 18.00 Wita mengalami peningkatan.

“Pemerintah kabupaten keluarkan kebijakan pelabuhan penyeberangan ‘speedboat’ dan klotok ditutup mulai pukul 18.00 hingga 06.00 Wita,” ucap Tohar.

Diharapkan kebajikan tersebut dapat dipatuhi oleh seluruh pemilik pelabuhan, termasuk di wilayah pesisir demi mengantisipasi masuknya COVID-19 yang dibawa dari luar daerah.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama pemangku kepentingan terkait terus melakukan langkah-langkah yang bersifat penanganan dan pencegahan kasus virus corona. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.