Legislatif Penajam bantu alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan

Bagus Purwa


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memberikan bantuan berupa alat pelindung diri standar medis untuk tenaga kesehatan.

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD (lembaga legislatif) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memberikan bantuan berupa alat pelindung diri standar medis untuk tenaga kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan COVID-19.

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Jon Kenedi saat ditemui helloborneo.com, Rabu mengatakan bantuan 200 pakaian alat pelindung diri merupakan bentuk perhatian kepada tenaga medis yang kerap terlupakan.

Dalam menghadapi COVID-19 lanjut ia, merupakan tugas bersama bukan hanya tim medis semata, dan petugas kesehatan harus dilengkapi perlengkapan yang memadai

Bantuan pakaian alat pelindung diri tersebut jelas Jon Kenedi, untuk tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang berisiko atau rawan dapat terpapar COVID-19.

“Bantuan pakaian alat pelindung diri itu diperuntukkan bagi tenaga medis puskesmas se-Kabupaten Penajam Paser Utara,” ungkap politisi Partai Demokrat tersebut.

“Kami menyadari memerangi pandemi COVID-19 tidak bisa dilakukan sendiri, dibutuhkan banyak tangan untuk bergotong-royong melakukannya,” ujar Jon Kenedi.

Alat pelndung diri menurut dia, merupakan salah satu “senjata” yang sangat dibutuhkan petugas kesehatan dalam menangani pasien terinfeksi virus corona.

Melalui bantuan tersebut diharapkan dapat membantu tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Anggota dewan iuran atau mengumpulkan dana untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Jon Kenedi.

“Dengan tambahan 200 pakaian alat pelindung itu diharapkan penanganan pandemi virus corona bisa dilakukan dengan maksimal,” tambahnya.

Pengadaan pakaian alat pelindung diri tersebut jelas Jon Kenedi, melibatkan seluruh anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara yang berjumlah 25 orang. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.