Ketua Komisi II DPRD Penajam Sebut Bendung Talake Penting Bagi Petani

Bagus Purwa

Sawah Babulu.

Penajam, helloborneo.com – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Wakidi menyebutkan pentingnya pembangunan bendung Sungai Talake Kabupaten Paser karena akan menjadi sumber air irigasi lahan persawahan para petani, khususnya di Kecamatan Babulu.

“Keberadaan bendung Sungai Talake berpengaruh besar pada peningkatan hasil panen petani Kecamatan Babulu,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS tersebut ketika ditemui helloborneo.com, Senin.

“Pada musim kemarau banyak lahan persawahan di wilayah Babulu kekeringan serta mengalami fuso atau gagal panen sebab kekurangan sumber air” jelasnya.

Dari ribuan hektare lahan produktif di wilayah Kecamatan Babulu lanjut Wakidi, hanya sekitar 200 hektare lahan pertanian yang terairi.

Kendala utama pertanian di wilayah Penajam Paser Utara adalah masalah pengairan, karena selama ini lahan persawahan mengandalkan air hujan atau sawah tadah hujan.

“Jika musim hujan lama, petani bisa tanam padi tiga kali setahun, sedangkan saat kemarau hanya bisa menanam sekali atau dua kali, bahkan sering gagal panen,” ucap Wakidi.

Bendung gerak Sungai Talake menurut dia, menjadi satu-satunya solusi untuk bisa mengatasi kurangnya pasokan air untuk lahan persawahan sehingga hasil panen maksimal.

Sejak Kabupaten Penajam Paser Utara terbentuk 18 tahun lalu, sampai sekarang para petani di daerah setempat masih terkendala sumber air untuk pengairan lahan persawahan.

Bahkan, upaya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk membangun sejumlah sarana dan prasarana irigasi juga tidak berfungsi maksimal, sebab sumber air yang ada tidak mamadai.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kata Wakidi, harus aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Paser serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar bendung gerak Sungai Talake segera dibangun.

“Kendala utama pertanian adalah masalah pengairan. jadi, bendung Sungai Talake sangat dibutuhkan para petani sebagai sumber air irigasi,” tegasnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.