Penyaluran BLT Dana Desa Tahap Keempat di Kabupaten Penajam Ditunda

Ari B

Poto Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa PPU, Nurbayah.

Penajam, helloborneo.com – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD tahap keempat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ditunda karena Dana Desa tahap kedua belum dicairkan.

“Pencairan BLT DD tahap keempat masih menunggu Dana Desa tahap kedua disalurkan,” ujar Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurbayah ketika ditemui helloborneo.com, Senin.

Penyaluran Dana Desa tahap kedua lanjut ia, masih menunggu penyelesaian draf atau dokumen Peraturan Bupati Penajam Paser Utara mengenai pencairan Dana Desa.

Saat ini dokumen rancangan Peraturan Bupati Penajam Paser Utara menyangkut pencairan Dana Desa tersebut sedang dievaluasi Biro Hukum Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Sehingga ditargetkan penyaluran BLT DD di Kabupaten Penajam Paser Utara paling lambat sudah bisa dilakukan September 2020.

“Kami masih menunggu peraturan bupati terkait penyaluran Dana Desa tahap kedua untuk salurkan BLT DD tahap keempat, mudah-mudahan September 2020 bisa dicairkan,” ucap Nurbayah.

Penerima BLT DD tahap keempat jumlahnya masih sama pada penyaluran BLT DD tahap satu, dua dan tiga yakni, sebanyak 3.464 KPM (keluarga penerima manfaat).

Nilai bantuan bersumber dari Dana Desa yang diberikan sebesar Rp300.000 untuk masing-masing KPM tersebar di-30 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Penyaluran BLT DD yang terakhir menurut Nurbayah, dilakukan pada Juli 2020 dengan nominal Rp600.000 untuk masing-masing KPM.

“Kami juga belum bisa pastikan kapan BLT DD tahap keempat bisa disalurkan karena peraturan bupati terkait pencairan Dana Desa masih dievaluasi Bagian Hukum Pemprov Kaltim,” katanya.

“Sesuai jadwal pencairan BLT DD tahap keempat, kelima serta keenam terhitung mulai Agustus, September dan Oktober 2020, penyalurannya per bulan tidak sekaligus,” jelas Nurbayah. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.