RSUD Penajam: Kenaikan Gaji Petugas Medis Honorer Melalui Jalur Profesi

Ari B

Poto Direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat.

Penajam, helloborneo.com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jense Grace Makisurat menyarankan usulan kenaikan gaji petugas medis honorer yang terlibat dalam penanganan COVID-19 dilakukan melalui jalur profesi.

“Kami sarankan untuk kenaikan gaji petugas kesehatan honorer yang terlibat membantu tim kesehatan penanganan virus corona diusulkan dari jalur profesi,” ujar Grace Makisurat ketika ditemui helloborneo.com, Selasa.

Saran tersebut menanggapi adanya usulan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara untuk menaikkan gaji atau insentif tenaga medis honorer tersebut.

Komisi II DPRD setempat juga meminta telaah staf menyangkut kenaikan gaji tenaga kesehatan berstatus THL (tenaga harian lepas) atau honorer kepada Dinas Kesehatan dan RSUD Ratu Aji Putri Botung.

“Sebaiknya penambahan gaji tenaga medis THL itu diupayakan melalui jalur profesi layaknya dokter umum, spesialis atau tenaga pendidik,” jelas Grace Makisurat.

“Artinya, ketika berbicara tentang profesi mencakup seluruh tenaga kesehatan berstatus honorer di Kabupaten Penajam Paser Utara,” tambahnya.

Grace Makisurat berharap Dinas Kesehatan ikut terlibat membahas terkait kenaikan atau penambahan gaji petugas medis THL tersebut.

Penambahan gaji tenaga kesehatan berstatus honorer itu lanjut ia, bersentuhan dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami penurunan akibat rasionalisasi yang dilakukan pemerintah pusat.

Dengan mewabahnya Coronavirus Disesase atau COVID-19 saat ini ada pengurangan dana pendapatan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, sebagai imbas pengalihan anggaran percepatan penanganan pandemi virus corona.

“Tapi terus diperjuangkan kenaikan gaji itu, dan teman-teman utamakan usulan penambahan gaji lewat jalur profesi,” kata Grace Makisurat.

“Kalau melalui jalur profesi bukan tenaga medis non-PNS yang ada di RSUD saja, tetapi seluruh tenaga kesehatan THL yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ucapnya. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.