Kenal Melalui Sosmed, Usai Pertemuan Korban Disodomi

Poto Istimewa.

Balikpapan, helloborneo.com – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan berhasil meringkus seorang pria berinisial SM (31), yang melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak laki-laki dibawah umur yakni FA (16).

Kejadian ini terungkap berawal setelah orang tua korban mengetahui adanya tindakan pencabulan yang dialami anaknya.

Kanit PPA Polresta Balikpapan, Iptu Hadi Purwanto mengatakan saat korban melapor ke orang tuanya lalu orang tua korban melapor ke Polresta. Hari itu pihaknya langsung mengamankan yang bersangkut di kediamannya di jalan MT Haryono.

“Kejadian tersebut bermula saat pelaku mencari kenalan di aplikasi MiChat. Alhasil korban dan pelaku pun saling kenal hingga akhirnya melakukan pertemuan. Saat itu mereka ketemuan disebuah jalan di MT Haryono hingga akhirnya korban diajak ke kosan pelaku,” jelas Iptu Hadi, Kamis (17/9/2020)

Sesampainya di indekos pelaku yang tinggal disalah satu perumahan di Jalan MT Haryono, korban dipaksa untuk melayani nafsu cabulnya. Hadi mengatakan korban terpaksa lantaran diancam oleh pelaku akan menyebarkan aib korban kepada orang lain. Alhasil korban pun mau melayaninya.

“Jadi awalnya tersangka chat di medsos kemudian ngajak ketemu. Setelah bertemu dijalan kemudian pelaku membawa korban di kos kosannya. Setelah di kosan, korban dipaksa untuk melakukan perbuatan cabul. Pelaku tidak memberikan apapun pada korban. Bahkan korban mengancam akan menyebarkan sesuatu kepada orang lain bila tak menurut. Akhirnya korban mengikuti apa maunya si pelaku,” terang Hadi.

Dikatakan Hadi bahwa pelaku baru melakukan pencabulan tersebut hanya satu kali. Namun pihaknya masih melakukan pengembangan lantaran pelaku masih akan dimintai keterangan lebih lanjut.

“Sampai saat ini korban baru satu kali dilakukan oleh pelaku. Masih kami tindaklanjuti lagi,” tutur Hadi.

Sementara itu SM membantah bahwa dirinya melakukan pengancaman. Ia mengatakan dirinya dan korban sama-sama mau melakukan.

“Saya nggak iming-iming dan nggak ngancam kok mas, Kalau mau ya ayo, kalau gak ya udah,” ujarnya.

Ketika ditanya alasan memilih melakukan tindakan sodomi terhadap sesama jenis, SM menjawab bahwa dirinya hanya ingin saja dan merasa nyaman dengan lelaki. (deps/sop/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.