Legislatif Nilai Pajak Penerangan Jalan Umum Penajam Perlu Ditingkatkan

Ari B

Poto Ketua Tim Panitia Khusus atau Pansus I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Sariman.

Penajam, helloborneo.com – Legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, menilai pajak PJU (penerangan jalan umum) di kabupaten setempat perlu ditingkatkan karena paling murah di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua Tim Panitia Khusus atau Pansus I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Sariman saat ditemui helloborneo.com, Rabu menegaskan, pembahasan Raperda (rancangan peraturan daerah) peningkatan pajak PJU perlu dibahas lebih lanjut.

Saat ini pajak penerangan jalan umum di Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 2,5 persen, dan menjadi paling murah dari kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kalimantan Timur.

“Pajak PJU yang ditarik 2,5 persen itu masih di bawah angka penarikan pajak PJU di kabupaten/kota lain di wilayah Kalimantan Timur,” ungkap Sariman.

“Jadi Rapreda usulan peningkatan pajak PJU itu layak dibahas untuk disahkan menjadi Perda (peraturan daerah),” tambah Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

Usulan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang tertuang dalam Raperda menurut Sariman, pajak penerangan jalan umum ditingkatkan atau dinaikkan menjadi enam persen.

Kenaikan tersebut lanjut politikus Partai Keadilan Sejahtera atau PKS tersebut, perlu disosialisasikan dan dibahas bersama kecamatan sebagai perwakilan masyarakat.

“Nanti akan kami sosialisasikan terlebih dahulu ke kecamatan sebagai perwakilan masyarakat, apakah setuju atau tidak dengan kenaikan pajak PJU itu,” kata Sariman.

Raperda tersebut jelasnya, revisi dari Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2011 yang menetapkan pajak penerangan jalan umum sekitar 2,5 persen, dan menjadi pajak termurah di Kalimantan Timur.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengusulkan pajak penerangan jalan umum dinaikkan menjadi sekitar enam persen, jadi harus ada Perda revisi atau perubahan dari Perda pertama.

Dua Tim Pansus DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini tengah menggodok atau membahas delapan Raperda untuk disahkan menjadi Perda definitif pada akhir 2020. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.