Sampah Kabupaten Penajam Berkurang 683 Ton Dengan Adanya Bank Sampah

Ari B

Poto Kepala DLH PPU, Tita Deritayati.
Poto Kepala DLH PPU, Tita Deritayati.

Penajam, helloborneo.com – Volume Sampah yang dibuang ke TPA (tempat pembuangan akhir) Buluminung di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berkurang sekitar 683 ton dengan adanya bank sampah di daerah itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati saat ditemui helloborneo.com, Senin menyatakan, instansinya menargetkan membentuk 100 unit bank sampah di seluruh desa dan kelurahan.

“Sudah ada 30 titik lokasi bank sampah, sampai akhir 2020 kami targetkan terbentuk 100 unit bank sampah di empat kecamatan,” ujarnya.

“30 bank sampah itu tersebar di wilayah desa dan kelurahan, serta beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Penajam,” tambah Tita Deritayati.

Dengan adanya bank sampah tersebut jelasnya, volume sampah yang dibuang ke TPA Buluminung selama satu semester awal 2020 berkurang berkisar 17,25 persen.

Jika sebelumnya tercatat selama satu semester volume sampah di TPA Buluminung mencapai lebih kurang 3.960 ton, setelah adanya bank sampah berkurang menjadi sekitar 3.277 ton.

“Selama satu semester 2020 bank sampah telah mengurangi volume sampah sekitar 683 ton atau berkisar 17,25 persen dari jumlah satu semester sebelumnya lebih kurang 3.980 ton,” ungkap Tita Deritayati.

Ia berharap peran dari seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) atau SKPD (satuan kerja perangkat daerah), serta seluruh masyarakat dapat lebih ditingkatkan dalam pengelolaan sampah.

Kepedulian pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Penajam Paser Utara dinilai Tita Deritayati, masih di bawah rata rata atau minim.

Dengan adanya bank sampah menurut dia, instansinya dapat melihat data sampah yang terpilah dan ditimbang di bank sampah, sehingga dapat mencatat volume sampah yang dibuang ke TPA Buluminung.

“Kami yakin volume sampah di TPA Buluminung akan berkurang, semakin banyaknya bank sampah penanganan sampah di wilayah Penajam Paser Utara akan makin terlihat,” ucap Tita Deritayati. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.