Kejaksaan Negeri Lanjutkan Kasus Dugaan Korupsi di SMK Pelita Gamma

Ari B

Foto SMK Pelita Gamma PPU Sebelum Pandemi Covid -19.

Penajam, helloborneo.comKejaksaan Negeri Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melanjutkan kasus dugaan korupsi penyelewengan dana BOS (bantuan operasional sekolah) 2015 di Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Pelita Gamma.

Kasi Pidana Khusus atau Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Penajam Paser Utara, Guntur Eka Permana saat dihubungi di Penajam, Sabtu menyatakan, instansinya melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi dana BOS di SMK Pelita Gamma.

“Saat ini kami telah menahan satu tersangka berinisial IH terkait dugaan perkara penyelewengan dana BOS itu,” ujarnya.

“Tersangka diduga lakukan penyelewengan dana BOS yang menimbulkan kerugian negara lebih kurang Rp900 juta,” tambah Guntur Eka Permana.

Tersangka berinisial IH merupakan mantan Bendahara Yayasan dan Kepala SMK Pelita Gamma pada 2015.

Mantan Bendahara Yayasan dan Kepala SMK Pelita Gamma tersebut diamankan di rutan (rumah tahanan) Tanah Grogot Kabupaten Paser, sejak 15 Oktober 2020.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan penahanan terhadap IH menurut Guntur Eka Permana, karena dikhawatirkan melarikan diri.

Penahanan terhadap tersangka perkara dugaan penyelewengan dana BOS tersebut lanjut ia, juga telah memenuhi syarat obyektif maupun subyektif.

“Selama ini IH berada di Pulau Jawa, kami harus lakukan pemeriksaan terhadap IH di Pulau Jawa,”kata Guntur Eka Permana.

“Pada pemanggilan pertama tersangka tidak hadir. Lalu pada pemanggilan kedua hadir, kami langsung lakukan penahanan,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal dua dan tiga Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi atau Tipikor dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.