Kelahiran Sapi “Brahman Cross” di Penajam Meningkat Mencapai 200 Persen

Ari B

Foto Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Arief Murdiyatno.

Penajam, helloborneo.com – Angka kelahiran sapi “Brahman Cross” bantuan pemerintah pusat kepada kelompok tani di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meningkat hingga mencapai sekitar 200 persen, kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian setempat Arief Murdiyatno.

“Peningkatan populasi sapi ternak jenis ‘Brahman Cross’ menunjukkan kemajuan positif,” jelas Arief Murdiyatno ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin.

Pertumbuhan populasi sapi ternak jenis “Brahman Cross” asal Australia meningkat mencapai dua kali lipat atau sekitar 200 persen dari jumlah bantuan yang disalurkan pertama.

Angka kelahiran anakan sapi “Brahman Cross” di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut menurut Arief Murdiyatno, mencapai lebih kurang 1.400 ekor.

“Jumlah itu meningkat dua kali lipat dari pertama disalurkan pemerintah pusat pada 2015 sebanyak 700 ekor,” ujarnya. 

“Kami optimistis populasi sapi “Brahman Cross” bisa terus meningkat dengan bertambahnya jumlah kelompok peternak yang ikut mengembangbiakan sapi dari Australia itu,” tambah Arief Murdiyatno.

Jumlah kelompok yang mengembangbiakkan sapi ternak jenis “Brahman Cross” lanjut ia, telah mencapai 34 kelompok dari awalnya yang hanya 16 kelompok peternak.

Berkembangnya kelompok peternak yang mengembangbiakkan sapi bantuan pemerintah tersebut kata Arief Murdiyatno, karena dijalankan program perguliran atau retribusi, sehingga kandang-kandang yang kosong terisi sapi “Brahman Cross”.

Populasi sapi dari Australia itu sejak 2015 terus meningkat, dan mematahkan pendapat ternak sapi ternak jenis “Brahman Cross” tidak bisa dikembangbiakkan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Jumlah kelompok peternak yang kembangbiakkan sapi “Brahman Cross” juga bertambah, yang awalnya hanya 16 kelompok sekarang sudah 34 kelompok,” ucap Arief Murdiyatno.

Namun karena terjadi pengurangan induk akibat dikonsumsi atau dijual masyarakat serta faktor kematian ungkapnya, jumlah populasi sapi “Brahman Cross” yang tercatat saat ini sekitar 950 ekor.(adv/bp/hb)               




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.