THL Penajam Wajib Kumpulkan Sampah Syarat Perpanjangan Kontrak Kerja

Ari B

Foto Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati.

Penajam, helloborneo.com – THL (tenaga harian lepas) atau honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diwajibkan mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis minimal lima kilogram sebagai persyaratan perpanjangan kontrak kerja.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati saat dihubungi helloborneo.com di Penajam Sabtu menjelaskan, bagi THL sebelum melakukan perpanjangan kontrak pada 2021 harus menyediakan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis minimal lima kilogram atau lebih.

Program penyediaan sampah syarat perpanjangan kontrak kerja tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut mulai diberlakukan akhir Desember 2020.

Penyediaan sampah bernilai ekonomis yang sifatnya wajib bagi seluruh THL atau pegawai non-PNS (pegawai negeri sipil) sebelum menandatangani kontrak kerja baru sesuai instruksi kepala daerah.

Hingga saat ini menurut Tita Deritayati, jumlah sampah yang terkumpul dari tenaga honorer tersebut mencapai sekitar enam ton atau senilai Rp9 juta.

Dana yang terkumpul itu lanjut ia, rencananya bakal disumbangkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kepada yayasan atau pesantren yang ada di daerah setempat.

Program sedekah sampah di Kabupaten Penajam Paser Utara juga diwacanakan rutin bagi seluruh PNS atau ASN (aparatur sipil negara) maupun THL.

“Sesuai instruksi bupati pengumpulan sampah berlaku juga bagi seluruh pegawai di setiap OPD (organisasi perangkat daerah) atau SKPD (satuan perangkat daerah), termasuk kelurahan dan kecamatan,” jelas Tita Deritayati.

“Pengumpulan sampah ada yang kami jemput atau ambil dan ada yang diantar langsung ke Bank Sampah Induk di Pasar Nenang” tambahnya.

Program pengumpulan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis atau sedekah sampah kata Tita Deritayati, bakal dijadikan agenda rutin bulanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pengumpulan sampah tersebut ia menimpali lagi, untuk mengurangi volume sampah di TPA (tempat pembuangan sampah akhir) yang berlokasi di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.