Insentif ASN Pemerintah Kabupaten Penajam Kembali Naik 100 Persen

Ari B

Khairuddin
Foto Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat Khairuddin.

Penajam, helloborneo.com – Insentif ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali dinaikkan menjadi 100 persen pada 2021, kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat Khairuddin.

“Tunjangan perbaikan penghasilan ASN atau PNS (pegawai negeri sipil) mulai 2021 dikembalikan 100 persen,” ujar Khairuddin ketika ditemui helloborne.com di Penajam, Selasa.

Pemotongan insentif atau tunjangan perbaikan penghasilan PNS yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, sejak 2019 dipastikan tidak berlaku lagi.

Sesuai arahan kepala daerah menurut Khairuddin, insentif tunjangan perbaikan penghasilan ASN dikembalikan 100 persen, mulai Januari 2021.

Sebelumnya lanjut ia, insentif PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara hanya dibayarkan 85 persen.

“Tapi mulai 2021, arahan bupati tunjangan perbaikan penghasilan ASN dicairkan penuh sesuai dasar perhitungan kinerja masing-masing PNS,” ucap Khairuddin.

Insentif PNS mulai tahun ini jelasnya, dihitung berdasarkan sistem tunjangan kinerja atau Tukin seperti arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

BKPSDM Kabupaten Penajam Paser Utara menyusun peraturan bupati sebagai payung hukum pembayaran tunjangan perbaikan penghasilan ASN sesuai penghitungan Tukin tersebut.

“Pembayaran insentf PNS sudah dikembalikan 100 persen dari sebelumnya yang hanya dibayarken 85 persen, tapi dibayarkan dengan sistem Tukin,” kata Khairuddin.

“Kami menyesuaikan surat edaran Kemendagri terkait pemberian tunjangan perbaikan penghasian ASN itu yang dihitung melalui tunjangan kinerja masing-masing PNS,” tambahnya.

Tahapan saat ini Khairuddin menimpali agi instansinya sedang melakuan penyusunan regulasi atau peraturan bupati untuk dasar pemberian insentif disesuaikan Tukin tersebut. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.