“Assessment” di Kabupaten Penajam Terancam Tertunda Akibat COVID-19

Ari B

Foto Kepala BKPSDM Kabupaten PPU, Khairuddin.

Penajam, helloborneo.com – “Assessment atau uji kompetensi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada tahun ini (2021) terancam tertunda akibat pandemi COVID-19 yang semakin rawan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Penajam Paser Utara, Khairuddin saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis mengatakan, instansinya berencana melaksanakan “assessment” pejabat eselon III pada Februari 2021.

Namun melihat perkembangan kasus virus corona di daerah lanjut ia, maka kemungkinan pelaksanaannya akan ditunda.

“Kami akan tunda sementara uji kompetensi jabatan pejabat eselon III sampai Maret atau April 2021, sambil melihat kondisi pandemi,” ujar Khairuddin.

“Diharapkan mewabahnya virus corona cepat mereda, sehingga kami dapat laksanakan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang termasuk ‘assessment’ pejabat,” tambahnya.

Pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara hingga saat ini yang belum mengikuti uji kompetensi jabatan menurut Khairuddin, sebanyak 200 orang.

Untuk pelaksanaan “assessment” atau penilaian jabatan pejabat administrator tersebut BKPSDM Kabupaten Penajam Paser Utara telah menyiapkan anggaran sekitar Rp600 juta.

“Kami melihat dulu bagaimana perkembangan COVID-19, kami harap pandemi semakin turun dan secepatnya kami laksanakan penilaian jabatan untuk pejabat eselon III itu,” kata Khairuddin.

“Target kami sebelum puasa, April 2021 sudah masuk puasa karena masih 200 orang belum ‘assessment’. Anggaran sudah siap Rp600 juta,” ucapnya.

Uji kompetensi jabatan tersebut akan menjadi dasar mutasi atau penyegaran organisasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Melalui penilaian jabatan itu diharapkan penempatan jabatan baru di masing-masng OPD (organisasi perangkat daerah) atau SKPD (satuan kerja perangkat daerah) sesuai keahlian. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.