DPMD Kabupaten Penajam Latih 1.192 Orang untuk Ciptakan Desa Mandiri

Bagus Purwa

Foto Sekretaris DPMD PPU, Usep.
Foto Sekretaris DPMD PPU, Usep.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, telah memberikan pelatihan keterampilan kepada 1.192 orang masyarakat pada 2020, untuk menciptakan desa mandiri.

Sekretaris DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara, Usep Supriatna saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa mengatakan, instansinya bakal terus meningkatkan kapasitas masyarakat desa melalui pelatihan keterampilan kerja.

Pelatihan keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi, peningkatan produktifitas, kualitas dan mendukung keunggulan di setiap desa.

DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara melalui program pembangunan dan pemberdayaan kelurahan dan pedesaan mandiri pada 2020 telah melakukan berbagai macam pelatihan keterampilan kepada masyarakat desa.

“Sepanjang 2020 sebanyak 1.192 warga yang tersebar di 30 desa telah dapatkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, serta untuk menyongsong kebutuhan ibu kota negara,” ujar Usep Supriatna.

Pelatihan keterampilan tersebut selain untuk membangun atau menciptakan desa mandiri, serta proses percepatan pembangunan dan pemberdayaan desa bersinergi menyambut pindahnya ibu kota negara Inonesia dari Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur.

Selanjutnya untuk pengembangan usaha dari pelatihan keterampilan itu dengan pola pemberdayaan melibatkan Badan Usaha Milik Desa atau BUMdes, sebagai pengembangan usaha ekonomi produktif di 30 desa yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Jenis pelatihan keterampilan yang didanai dari bantuan keuangan khusus untuk peningkatan kapasitas individu atau kelompok ekonomi produktif tersebut yang disahkan kepala desa.

DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara diberi target oleh kepala daerah untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada 8.900 hingga 9.000 orang masyarakat yang tersebar di 30 desa sampai 2023.

“Kami akan membangun pola kolaborasi dengan akademisi, bisnis, komunitas, media dan pemerintah. Dengan terbangunnya kolaborasi kami yakin program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lebih mudah dilakukan,” kata Usep Supriatna.

DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara juga akan menjalankan program sarjana membangun desa melalui bantuan keuangan khusus kepada pemerintahan desa dengan memberikan beasiswa kepada orang lima mahasiswa di setiap desa. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.