Presiden Nilai Angka Kematian Pasien COVID-19 di Penajam Tinggi

Humas 06

Dok. Rapat Virtual Pejabat Pemkab PPU Bersama Presiden RI, Jokowi.

Penajam, helloborneo.com – Presiden Joko Widodo dalam sehari lawatannya ke Provinsi Kalimantan Timur, memberikan catatan khusus kepada kabupaten/kota, salah satunya untuk Kabupaten Penajam Paser Utara yang dinilai angka kematian akibat COVID-19 masih tinggi.

“Saya mencatat beberapa kematian tertinggi yang harus menjadi perhatian di Kaltim, angka kematiannya mencapai 3,9 persen, yaitu di Kabupaten Penajam Paser utara dan Kota Balikpapan,” kata Jokowi dalam arahan penanganan COVID-19 di Lamin Etam Samarinda, Selasa.

Tingkat kematian yang tinggi ini terjadi, lanjut Jokowi, karena banyaknya pasien yang masih melakukan isolasi mandiri (isoman), sehingga pasien cenderung terlambat masuk ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan.

Menurutnya, proses isoman oleh mereka yang terkonfirmasi COVID-19 akan menyebabkan pasien tidak terkontrol, sehingga kebanyakan yang dilarikan masuk rumah sakit sudah terlambat sehingga kemudian menyebabkan kematian.

“Saya harap ini akan menjadi perhatian kita bersama. Kita harus memberikan pelayanan maksimal untuk mencegah kematian akibat COVID-19,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan kepada seluruh satuan penanganan COVID-19 di daerah, termasuk masyarakat Kaltim agar selalu berhati-hati dalam menghadapi penyebaran virus Corona.

“Walaupun saat ini angka penularan COVID-19 dapat dikatakan turun, namun kapan saja dapat naik tiba-tiba, untuk itu saya harap semua pihak selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Kunci dari upaya menekan penyebaran COVID-19 ada tiga, lanjutnya, yakni mengurangi mobilitas, kurangi tindakan isolasi mandiri, dan percepatan vaksinasi. Tiga hal tersebut dimintanya menjadi perhatian di daerah.

Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pangrewa di dampingi Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Muliadi mengikuti kegiatan Presiden Jokowi melalui zoom meeting di kantor bupati setempat.

Kapolres AKBP Hendrik Hermawan, perwakilan TNI dan Kepala Kejaksaan Negeri tampak hadir dalam zoom meeting tersebut. Sementara Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud mengikuti kegiatan ini secara langsung di Samarinda. (adv/hms/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.