Vaksinasi COVID-19 Anak di Kabupaten Penajam Baru Mencapai 8 Persen

Ari B

Dok. PTM di SDN 005 Babulu.

Penajam, helloborneo.com – Vaksinasi COVID-19 anak usia 12 hingga 17 tahun di Kabupaten Penajam Paser Utara, baru mencapai delapan persen dari target yang telah ditetapkan sebanyak 18.983 orang.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Meiske R Lahama saat ditemui helloborneocom di Penajam, Jumat mengatakan, hingga akhir 2021 ditargetkan sebanyak 18.983 anak usia 12 sampai 17 tahun selesai diberi vaksin virus corona.

Sampai saat ini lanjut ia, baru sekitar delapan persen atau sebanyak 1.237 anak usia 12 hingga 17 tahun yang divaksin dari total sasaran 18.983 orang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara terkedala melakukan vaksinasi virus corona bagi anak usia 12 sampai 17 tahun karena ketersediaan vaksin.

“Vaksinasi bagi anak usia 12 hingga 17 tahun terkendala karena jatah atau kuota vaksin dari pemerintah pusat jumlahnya terbatas,” ujar Meiske R Lahama.

Pengiriman persediaan vaksin dari pemerintah pusat sering terkendala, serta jumlah yang didistribusikan tidak sesuai perencanaan kuota.

Pemberian vaksin bagi anak usia 12 sampai 17 tahun di Kabupaten Penajam Paser Utara rencananya bakal dilakukan bersama Badan Intelejen Negara atau BIN.

“Kami menunggu BIN untuk melakukan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 12 hingga 17 tahun,” ucap Meiske R Lahama.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara menunggu informasi dari BIN yang akan melakukan vaksinasi virus corona dengan sasaran usia 12 sampai 17 tahun.

BIN telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga serta Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, menyangkut sasaran dan lokasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pelajar.

“Kami sudah menyiapkan tenaga medis (vaksinator) untuk vaksinasi virus corona usia 12 hingga 17 tahun khusus pelajar itu,” kata Meiske R Lahama.(bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.