Layanan Lou Taka BPN Penajam Kurang Diminati Masyarakat

Suratman

Layanan umum tatap muka berbasis daring (online) Lou Taka
Gambar Layanan umum tatap muka berbasis daring (online) Lou Taka.

Penajam, helloborneo.com – Layanan umum tatap muka berbasis daring (online) Lou Taka yang diluncurkan Kantor Badan Pertanahan atau BPN Kabupaten Penajam Paser Utara kurang diminati masyarakat di daerah itu.

“Pelayanan BPN bisa diakses tanpa harus ke kantor dengan melalui layanan Lou Taka,” ujar Kepala BPN Kabupaten Penajam Paser Utara Ade Chandra Wijaya ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Sabtu.

Pada akhir 2020 sebagian besar pegawai terkonfirmasi COVID-19 jelasnya, lalu terinspirasi meluncurkan Layanan umum tatap muka dengan nama Lou Taka yang berasal dari bahasa Paser yang artinya Rumah Kami.

Beberapa pelayanan bisa diakses melalui Lou Taka, seperti pengambilan nomor antrian, pelayanan permohonan hak atas tanah, perubahan wilayah administrasi dan lainnya. Diharapkan masyarakat yang telah melek teknologi bisa menikmati layanan tersebut.

“Masyarakat yang familiar dengan IT (Teknologi Informasi) bisa lebih ringkas, upload dan masyarakat tinggal datang membawa berkas fisik ke kantor,” ucap Ade Chandra Wijaya.

Kendati telah berjalan hampir lima bulan dengan berbagai upaya sosialisai melalui beberapa sarana ungkapnya, layanan daring Lou Taka kurang diminati masyarakat dilihat sampai saat ini dalam satu bulan tidak sampai 50 masyarakat memanfaatkan layanan online tersebut.

“Pelayanan melalui Lou Taka seharusnya bisa mencapai 50 layanan per hari. Menjadi suatu kendala, meski kami telah berupaya melakukan sosialisasi di beberaa platform,” ujar Ade Chandra Wijaya.

Padahal layanan daring Lou Taka bisa melayani sebanyak mungkin masyarakat, namun saat ini masih jauh dari harapan. Layanan langsung di Kantor Kabupaten Penajam Paser Utara bisa mencapai 100 layanan per hari, sedangkan melalui layanan Lou Taka hanya sekitar 20-30 layanan per hari.

Layanan Lou Taka yang paling dinikmati oleh masyarakat saat ini kata Ade Chandra Wijaya, adalah pengambilan nomor antrean, serta permohonan atas tanah di Kabupaten Penajam Paser Utara. (bp/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.