Realisasi PAD Penajam Paser Utara Dari 11 Jenis Pajak Rp17,3 Miliar

Bagus Purwa

Foto Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar.

Penajam, helloborneo.com  – Realisasi PAD (pendapatan asli daerah) Kabupaten Penajam Paser Utara, dari pungutan 11 jenis pajak hingga Oktober 2021 mencapai lebih kurang Rp17,3 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar saat dihubungi helloborneo.com di Penajam, Selasa mengatakan, pengumpulan pendapatan dari 11 sektor pajak merupakan kewenangan instansinya.

Pajak tersebut yaitu BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan), dan PBB P2 (pajak bumi bangunan perkotaan dan perdesaan).

Kemudian pajak restoran, hotel, hiburan, reklame, parkir, listrik, air bawah tanah, minerba (mineral dan batubara), serta sarang burung walet.

“Realisasi atau capaian pungutan dari 11 jenis pajak itu hingga kini mencapai sekitar Rp17,3 miliar,” ujar Tohar.

Dua capaian pajak terbesar yakni, PBB P2 sekitar Rp7,9 miliar dan BPHTB sekisar Rp4,2 miliar.

Realisasi PAD lebh kurang Rp17,3 miliar tersebut kata Tohar, hanya dari sektor pajak, tidak termasuk pungutan dari sektor retribusi.

“Capaian itu belum termasuk pungutan retribusi yang dikelola dinas-dinas seperti retribusi pelabuhan dan lainnya,” ucapnya.

“Pemerintah kabupaten pada akhir tahun ini (2021) tidak melakukan perubahan target PAD,” tambahnya.

Target PAD yang bersumber dari pajak dan retribusi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2021 sebesar Rp147 miliar.

Bapenda Kabupaten Penajam Paser Utara optimistis dengan sisa waktu yang ada target PAD 2021 tersebut dapat tercapai. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.