Pertunjukan kembang api di atas Monumen Washington selama acara "Celebrating America" setelah pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46, di Washington, AS, 20 Januari 2021. (Foto: REUTERS/Tom Brenner)

Daylight Saving Berakhir, Amerika Serikat Masuk Musim Dingin

Tun MZ

Washington DC, helloborneo.com – Musim dingin telah tiba di AS dengan berakhirnya waktu daylight saving pada Minggu (7/11) hampir di seluruh wilayah AS. Daylight saving adalah waktu di AS di mana jam terbit dan tenggelamnya matahari sejam lebih lambat dibandingkan waktu standar.

Waktu standar akan dimulai pada pukul dua pagi waktu wilayah masing-masing pada Minggu (7/11). Banyak warga AS akan memundurkan jamnya sejam pada Sabtu (6/11) malam dan bisa tidur satu jam lebih lama. Mulai esok, langit akan gelap lebih cepat.

Tapi sebuah jajak pendapat baru-baru ini memperlihatkan bahwa kebanyakan warga AS ingin berhenti bolak balik antara waktu daylight saving dan standar, meskipun tidak ada konsensus waktu mana yang sebaiknya digunakan setiap tahun.

Poling dari Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research mendapati hanya 25 persen warga AS yang memilih bolak balik antara waktu standar dan daylight saving.

Empat pulih tiga persen waktu AS mengatakan ingin waktu standar yang digunakan sepanjang tahun. Sebanyak 32% persen mengatakan lebih memilih waktu daylight saving digunakan sepanjang tahun.

Hawaii, American Samoa, Guam, Puerto Rico, U.S. Virgin Islands sebagian besar Arizona tidak menggunakan waktu daylight saving time. Waktu daylight saving akan kembali diberlakukan pada Minggu, 13 Maret 2022 pukul 02.00 waktu setempat. (voa/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.