Curah Hujan Tinggi, BPBD Banjarbaru Tingkatkan Kesiapsiagaan

Joko Sugiarto

Banjir di Beberapa titik di Kota Banjarmasin. (Ist)
Banjir di Beberapa titik di Kota Banjarmasin. (Ist)

Banjarbaru, helloborneo.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari belakangan terus mengguyur wilayah di Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarbaru.

Jika berkaca pada awal tahun lalu, sebagian wilayah di Kota Banjarbaru juga mengalami banjir yang cukup hebat. Maka dari itu masyarakat diminta untuk waspada akan terjadinya hal tersebut.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahrani pada Sabtu (13/11/2021).

“Sudah saya sampaikan pada apel siaga bencana, bahwa kita harus waspada terhadap cuaca dan dampak la nina ini. Jadi, kewaspadaan dan kesiapsiagaan perlu sekali kita perhatikan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pada hari Kamis hingga Jumat, Kota Banjarbaru diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa jam lamanya. Hal ini tentunya mengakibatkan sebagian wilayah tergenang air.

“Ada beberapa titik yang tergenang air termasuk di sungai Kemuning, daerah Cempaka dan ruas Jalan Suratno, kita kemarin sampai jam 8 malam bersama tim di lokasi, dan salah satu yang terparah ada di ruas Jalan Suratno, kita juga sempat mengevakuasi alat-alat kendaraan warga yang minta selamatkan,” ucapnya.

Terkait meluapnya air di Sungai Kemuning, dikatakan BPBD Banjarbaru itu disebabkan oleh intensitas hujan yang terlalu tinggi. Syukurnya kejadian kemarin terbantu normalisasi air yang mulai membaik, sehingga dikatakannya ini membuat ketinggian air dengan cepat menurun.

“Itu (meluap) memang karena intensitas hujan yang tinggi, tetapi karena normalisasi air dan sungai yang sudah tertata dengan baik sehingga air dengan cepat turun ke bawah,” terangnya.

Meski begitu, Zaini mengaku bahwa ia malam tadi sempat merasa takut terhadap hujan dengan intesitas tinggi itu, yang mana ditakutkannya tidak berhenti hingga esok hari.

Untuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem ini, Zaini mengatakan pihaknya sudah menyiapkan relawan-relawan yang siap berjaga.

Selain itu, untuk di Kemuning, ia mengatakan dari pihak BPBD Banjarbaru ada yang bermukim disana, sehingga informasi di kawasan tersebut cepat diterima.

Adapun daerah yang menurutnya rawan banjir meliputi Cempaka, Kemuning, Jalan Soeratno, serta Jalan Andil Gotong Royong atau tepatnya di Tembus Bandara melalui Jalan Karang Anyar.

“Yang menjadi perhatian kita daerah rendah sekali kalau di Liang Anggang itu masih keadaan aman,” terangnya.

Dengan adanya cuaca ekstrem ini, ia menghimbau agar masyarakat dapat waspada terutama yang berada di daerah rawan, dan pastinya jangan membuang sampah sembarangan.

“Saya himbau untuk semua masyarakat Banjarbaru, khususnya di pinggiran sungai Kemuning, jangan sampai membuang sampai ke sungai, karena ini adalah faktor penyebab banjir, jadi ini berdampak terhadap kita semua,” pungkasnya. (tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.