Polresta Balikpapan Jaring Tujuh Pelaku Curanmor Dalam Operasi Jaran

Yor MS

Para pelaku curanmor yang diringkus jajaran kepolisian di Balikpapan selama operasi Jaran Mahakam 2021.

Balikpapan, helloborneo.com – Polresta Balikpapan meringkus tujuh pelaku curanmor serta mengamankan sembilan sepeda motor hasil jarahan dalam serangkaian operasi bersandi Jaran Mahakam 2021, yang digelar selama15 hari dari 2 hingga 17 Desember 2021.

“Para tersangka disinyalir mendalangi serangkaian aksi curanmor di wilayah Kota Balikpapan,” ujar Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso ketika ditemui helloborneo.com di Balikpapan, Senin.

“Paling banyak di Balikpapan Timur, barang buktinya empat unit sepeda motor. Selebihnya di wilayah Balikpapan Selatan dan Utara,” ungkapnya.

Modus operandi para pelaku antara lain, menggunakan kunci palsu serta mengintai sepeda motor yang tidak terkunci stang. Setelah itu, pelaku menggiring sepeda motor incaran menjauh dari tempatnya diparkir untuk kemudian menyalakan kendaran dan membawanya kabur.

Rata-rata pelaku yang diamankan belum sempat menjual sepeda motor hasil curiannya ke tangan ketiga. Namun, kepolisian mengindikasi beberapa dari mereka berencana menjualnya ke beberapa wilayah.

Ketujuh pelaku yang diringkus tersebut terdiri dari beberapa sindikat, serta ada pula sebagai pelaku tunggal.

“Ada pelaku yang dari luar daerah yakni Samboja, Kutai Kartanegara, ada juga residivis. Mereka itu di antaranya pemain lama,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, di luar operasi kali ini, jajarannya akan tetap melakukan pengembangan kasus dan memburu anggota sindikat yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Masih akan terus kami kembangkan. Semua jajaran Polsek dan Kanit Reskrim masih melakukan penyidikan. Kami lakukan pencarian terkait curanmor di Balikpapan,” jelasnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.