Tindak Lanjut Dampak Tambang Gersik Tunggu Perintah Plt Sekda Penajam

ES Yulianto

(Ist)

Penajam, helloborneo.com – Tindak lanjut tim terpadu atas aduan masyarakat Kelurahan Gersik, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, menyangkut kekhawatiran dampak pertambangan batu bara masih menanti perintah Plt Sekretaris Daerah Kabupaten setempat Muliadi.

Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Rabu mengatakan, perizinan pertambangan batu bara di Kelurahan Gersik yang dikoordinir oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka telah lengkap.

“Tambang di Gersik kalau dari perizinan, Perumda izinnya lengkap. Kami cek website kementerian izinnya lengkap kewenangan kementerian yang sekarang, tidak ada masalah kalau Perumda,” ujarnya.

Kekhawatiran akan dampak lingkungan yang disebabkan yakni banjir dipermukiman sekitar 500 jiwa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati mengaku siap turun ke lapangan mengumpulkan bukti dokumen lingkungan perusahaan yang dikoordinir oleh Perumda Benuo Taka tesebut.

“Kewajiban DLH menyiapkan dokumen lingkungan dan harus cek lokasi ke lapangan. Turun bersama sama tim terpadu apakah yang diadukan warga tidak sesuai dokumennya,” ucapnya.

Untuk turun ke lapangan lanjut ia, harus berdasarkan perintah pimpinan atau Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, dan tidak hanya dilakukan Dinas Lingkungan Hidup melainkan bersama tim terpadu.

“Sekarang tinggal mendorong saja kapan tim terpadu untuk turun ke lapangan, tidak bisa disebutkan sesuai atau tidak dokumen lingkungan dengan di lapangan kalau tidak turun ke lapangan. Kalau kami sendiri tidak efektif,” kata dia.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud berencana bakal melakukan survei ke lapangan melalui tim terpadu melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PMPTSP pada 21 Desember 2021. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.