Ditreskrimsus Kantongi Identitas Pendana Tambang Ilegal di Area Konservasi Orangutan

Polda Kaltim menghentikan aktivitas penambangan ilegal di area konservasi orangutan, Kawasan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. (Istimewa/ dok. Polda Kaltim)

Penyidik Tetapkan Penanggungjawab Lapangan Sebagai Tersangka

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim menetapkan satu orang tersangka terkait kasus penambangan batubara ilegal di areal konservasi orangutan yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). Tersangka pelaku berinisial SS (42) ditengarai berperan sebagai penanggungjawab aktivitas ilegal tersebut.

Direskrimsus Polda Kaltim Kombes Indra Lutrianto Amstono tak menampik apabila dalam kasus tersebut penyidik mengamankan sebanyak 12 orang dari lokasi kejadian di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/9) kemarin. Hanya saja, dalam proses penetapan tersangka pihaknya lebih melihat peran dari tiap orang yang diamankan.

“Kita melihat perannya di situ. Dari hasil pendalaman kita terhadap orang-orang yang diamankan ini, memang beberapa tidak cukup bukti untuk ditetapkan sebagai pelaku tindak pidana illegal mining,” jelas Indra di Polda Kaltim, Jumat (30/9).

Dalam pengungkapan kasus, penyidik Ditreskrimsus Polda turut mengamankan dua alat berat eksavator, satu unit bulldozer bahkan tongkang untuk mengangkut batubara hasil penambangan ilegal.

Sampai dengan saat ini, Kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam mendanai aktivitas tersebut. Tak terkecuali penadah batubara.

“Kita masih mencari terduga pelaku lainnya, yaitu yang ikut mendanai juga membeli batubara hasil kegiatan tersebut,” tukasnya.

Indra memastikan pihaknya telah mengantongi profil beberapa pihak yang diduga kuat terlibat dalam kegiatan tersebut. Tak menutup kemungkinan dalam waktu dekat Kepolisian akan memanggil pihak-pihak tersebut.

“Identitas sudah kita dapat, profiling sudah dilakukan, tinggal menunggu waktu untuk upaya penangkapan jika tidak mau datang,” tegasnya. (yor)

BACA JUGA:





One thought on “Ditreskrimsus Kantongi Identitas Pendana Tambang Ilegal di Area Konservasi Orangutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.