Kukmperindag PPU Latih UMKM Agar Tumbuh dan Berkembang

Bagus Purwa

Kepala DKUKM Perindag Kabupaten PPU, Saidin. (Ist)
Kepala DKUKM Perindag Kabupaten PPU, Saidin. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, memberikan pelatihan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di daerah berjuluk Benuo Taka itu agar tumbuh dan berkembang.

“Kami berikan pelatihan khusus kepada pelaku UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang,” ujar Kepala Dinas Kukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara Saidin di Penajam.

Pelatihan sangat perlu dilakukan untuk memberikan dan meningkatkan menyangkut usaha, lanjut dia, sehingga berdampak kepada produktivitas pelaku UMKM.

Pelatihan yang diberikan meliputi pemahaman, pemasaran, dan perizinan produk yang bertujuan membangun citra produk sehingga dapat dipercaya konsumen.

Kompetensi pelaku usaha kecil menengah harus ditingkatkan, dengan pembekalan berupa kemampuan membaca peluang atau mengembangkan usaha di tengah persaingan pasar.

“Tujuan pelatihan adalah peningkatan kualitas dan kemampuan pelaku UMKM, termasuk pengembangan manajemen usaha,” jelas Saidin.

pelatihan yang diberikan kepada pelaku UMKM juga terfokus pada penciptaan nilai tambah produk, sertifikasi produk termasuk halal untuk makanan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta penciptaan lapangan kerja lokal.

Pelatihan diharapkan membekali pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kompetensi kewirausahaan dan sumber daya manusia, yang berdampak pada kapasitas produksi akan meningkat.

Dari aspek pemasaran, pelatihan juga berisi langkah-langkah agar produk UMKM Kabupaten Penajam Paser Utara dapat tembus ke luar daerah, bahkan ekspor.

Tujuan lain dari pelatihan tersebut pada peningkatan pendapatan daerah, juga pendapatan masyarakat dan kemajuan pelaku UMKM berpotensi mendatangkan investasi.

Pelaku UMKM di daerah Benuo Taka itu juga diharapkan semakin termotivasi serta punya daya tahan menghadapi persaingan pasar, terutama dengan peluang pasar dengan keberadaan Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.